30 Oct 2017 | 13:53 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Anies Tutup Alexis

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memberikan keterangan pers soal penutupan tempat hiburan malam Alexis, Senin (30/10/2017) di Balaikota Jakarta. Foto: IST Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memberikan keterangan pers soal penutupan tempat hiburan malam Alexis, Senin (30/10/2017) di Balaikota Jakarta. Foto: IST

Tajuk.co JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi harapan warga Jakarta, yang juga merupakan janji kampanyenya,  untuk menutup tempat hiburan Alexis. Pemprov DKI melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tidak memberi perpanjangan ijin usaha PT Grand Ancol Hotel, pengelola Alexis.

Dalam surat tertanggal 27 Oktober 2017 yang ditandatangani Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Edy Junaedy menyebutkan dasar penolakan perpanjangan ijin itu berdasar penilaian administrasi dan pertimbangan teknis.


Dalam keterangannya Senin (30/10) di Balaikota, Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan, keputusan itu diambil setelah pihak Pemprov mendengar laporan dan keluhan warga, serta pemberitaan di media massa soal Alexis.

“Kita tegas. Kita tidak menginginkan Jakarta menjadi kota yang membiarkan praktik prostitusi,” tandas dia.

Anies menjelaskan, guna mengawal keputusan itu, Pemprov DKI akan melakukan pemantauan dan akan ada aparat yang ditugaskan untuk menegakkan peraturan itu.

Lebih lanjut Anies menyatakan, keputusan penutupan Alexis merupakan salah satu upaya Pemprov DKI menjaga moral masyarakat. Dan pihaknya berjanji akan konsisten menerapkan aturan yang sama kepada pemilik usaha hiburan lainnya.

"Ini pesan kepada semua. Jangan coba-coba. Kalau anda coba-coba, kita akan tindak dengan tegas,”imbuh Anies.

Anies menambahkan, dirinya tidak peduli, siapa pun pemiliknya, di manapun, berapa lama pun usahanya, bila melakukan praktik-praktik amoral, apalagi menyangkut prostitusi, tidak akan biarkan. (HAS)

 


BERITA TERKAIT