14 Apr 2014 | 12:55 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Bayi Menangis Malam Hari Tunda Kelahiran Saudaranya

Bayi menangis malam hari merupakan bagian dari survivalnya. Foto: thinkstock Bayi menangis malam hari merupakan bagian dari survivalnya. Foto: thinkstock

Tajuk.co, INGGRIS – Bayi yang bangun pada malam hari untuk diberi asupan ASI mencoba untuk menunda kelahiran calon saudara atau adik mereka.

Sebuah studi Harvard University mengatakan, penundaan yang lebih pendek antara kelahiran saudara terkait dengan tingkat kematian yang lebih tinggi, terutama di pada daerah penyakit menular yang menyebar luas dan sumber daya yang terbatas.

Ini berarti taktik Darwin telah berkembang, menyusui anak-anak diklaim sebagai upaya mengurangi kompetisi untuk meningkatkan kelangsungan hidup mereka.

“Selama enam bulan pertama setelah kelahiran, pemberian ASI bertindak sebagai kontrasepsi alami,”  kata Profesor David Haigh, yang memimpin studi itu.

Menurutnya, bayi sering bangun di malam hari pada usia enam bulan, yaitu ketika ibu menjadi subur kembali.

"Seleksi alam akan dipelihara melalui menyusui dan perilaku tidur bayi yang menekan fungsi ovarium pada ibu, karena bayi mendapat manfaat dari penundaan kelahiran berikutnya,”  terang dia dalam sebuah makalah yang diterbitkan jurnal Evolusi, Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat.

"Kelelahan maternal (kesehatan ibu) dapat dilihat sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi bayi untuk memperpanjang interval antarkelahiran", tambahnya.

Perawatan yang sering dan intens, terutama pada malam hari berkaitan  dengan infertilitas yang berkepanjangan. (MAF)

 

 


BERITA TERKAIT