02 Jun 2015 | 06:57 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Empat Juta Anak Indonesia Jadi Perokok Aktif

Kampanye bahaya rokok yang dilakukan RZ ajak masyarakat tukar rokok dengan buah. Foto: RZ Kampanye bahaya rokok yang dilakukan RZ ajak masyarakat tukar rokok dengan buah. Foto: RZ

Tajuk.co BANDUNG – Sejumlah empat juta anak di Indonesia usia 10-14 tahun saat ini menjadi perokok aktif. Jumlah itu berkontribusi menempatkan Indonesia di peringkat kelima dunia sebagai negara dengan jumlah perokok tertinggi, yaitu sebanyak 60 juta perokok aktif dan 97 juta perokok pasif.

Tingginya angka perokok di Indonesia mendorong berbagai kalangan aktif melakukan kampanye anti-rokok, termasuk Rumah Zakat. Bersama sejumlah komunitas yang peduli bahaya rokok, seperti Cita Sehat Foundation, Komunitas Bandung Bebas Asap Rokok, Komunitas Bebas Asap Rokok Surabaya, OIC (Organization of The Islamic Conference), dan beberapa komunitas lainnya, RZ menggelar kampanye bahaya merokok di delapan kota di Indonesia, yakni di Bandung, Aceh, Medan, Pontianak, Semarang, Kediri, Tangerang, dan Balikpapan.

Di Bandung, dalam kampanye yang digelar guna memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia itu, RZ  mengajak masyarakat menukar rokok dengan buah. Sebanyak 300 Anak Juara binaan RZ mengampanyekan itu di Car Free Day di Bandung, Minggu lalu.

Selain longmarch, orasi tentang bahaya rokok, mengajak pengunjung menandatangani petisi Tolak Rokok, RZ juga mengajak pengunjung menukar rokok dengan buah atau jus. Selain itu, RZ bekerjasama dengan Cita Sehat Foundation juga menyelenggarakan layanan cek kesehatan gratis untuk pengunjung Car Free Day.

”Di acara tersebut pengunjung bisa cek gula dan tensi darah, serta konsultasi mengenai cara berhenti merokok,” kata jelas Heny Widiastuti, Chief Program Officer RZ, Senin (1/6).

Henny mengungkapkan, pelibatan anak-anak dalam World No Tobbaco Day ini, selain untuk mengkampanyekan bahaya rokok bagi kesehatan anak-anak, juga sekaligus memberikan pemahaman kepada anak-anak itu sendiri tentang bahaya rokok sejak dini.

Aksi World No Tobacco Day yang diselenggarakan di Bandung itu berlangsung meriah, karena tak hanya melibatkan anak-anak Juara, RZ juga bekerjasama dengan komunitas lokal yang peduli akan bahaya rokok.

“Alhamdulillah, kami melihat pengungjung CFD menyambut baik kegiatan ini. Mereka nampak senang dan tidak keberatan saat Anak Juara meminta mereka menukar rokoknya dengan buah. Bahkan banyak dari pengunjung yang akhirnya berdonasi untuk Rohingya setelah menukar rokoknya,” ungkap Adhe Andika, Pendamping Anak Juara Bandung. (REN)

 


BERITA TERKAIT