30 Aug 2017 | 16:17 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Jakarta tak Persoalkan Sekolah Lima Hari

Tajuk.co, JAKARTA -- Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Ardianto mengatakan penerapan program lima hari sekolah di Ibu Kota yang telah dilakukan sejak 2009 tidak pernah bermasalah.

"Berkaitan program lima hari sekolah, DKI sudah sejak 2009, efek lima hari sekolah tidak pernah ada masalah," kata Sopan dalam diskusi "Tantangan dan Peluang Lima Hari Sekolah" di Jakarta, Rabu (30/8).

Sopan menjelaskan ketika banyak perbincangan pro dan kontra terkait program lima hari sekolah yang dicanangkan pemerintah, pendidikan di DKI Jakarta yang sudah menerapkannya sejak 2009 tetap baik-baik saja.

"Di DKI Jakarta tidak pernah ada komplain, apalagi dari guru, kepala sekolah, berterima kasih, hari sabtu bisa kumpul. Rata-rata orang tua menjadikan Sabtu Minggu ini momen kumpul dengan keluarga, menggalang harmoni di rumah tangga," kata Sopan.

Dia menjelaskan Dinas Pendidikan DKI Jakarta lebih fokus pada bagaimana cara mengisi kegiatan di program lima hari sekolah.

Sopan mencontohkan beberapa sekolah di DKI yang memanfaatkan jam belajar pada program lima hari sekolah untuk kunjungan ke berbagai tempat untuk pembelajaran di luar kelas.

Dia memberi contoh beberapa sekolah yang melakukan kunjungan ke kantor pemerintah seperti Dinas Pertamanan, Dinas Perikanan, dan juga stadion balap sepeda atau velodrome untuk kegiatan pendidikan di luar sekolah.

Namun Sopan menekankan bahwa tidak seluruh sekolah di DKI Jakarta yang menerapkan program lima hari sekolah dikarenakan masih ada sekolah yang jam mulai belajarnya pagi dan siang.

"Tidak seluruhnya memanfaatkan lima hari, karena di DKI masih ada sekolah 'double shift', pagi sampai siang, dan siang sampai sore," kata Sopan. (FHR)


BERITA TERKAIT