20 Oct 2017 | 19:20 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Kaisar Jepang akan Turun Tahta 2019, Siapa Penggantinya?

Tajuk.co, TOKYO -- Kaisar Jepang Akihito kemungkinan turun tahta pada akhir Maret 2019, dan Putra Mahkota Naruhito menggantikannya pada April, dalam peristiwa turun tahta pertama raja Jepang selama hampir dua abad, menurut surat kabar Asahi, Jumat.

Pemerintah sedang dalam tahap finalisasi jadwal, demikian Asahi mengutip beberapa sumber. Pada Juni, parlemen Jepang mengeluarkan undang-undang yang mengizinkan Kaisar Akihito turun tahta dan pemerintah Jepang perlu memastikan rinciannya termasuk waktunya.

Namun juru bicara pemerintah Jepang membantah laporan Asahi. "Kami tidak mengetahui laporan tersebut dan tidak ada fakta seperti itu," ujar Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dalam sebuah konferensi pers.

"Kami akan terus berdiskusi dengan tepat dan akan melakukan yang terbaik untuk melakukan prosesi turun tahta kaisar dengan lancar," katanya.

Akihito, 83, yang telah menjalani operasi jantung dan pengobatan untuk kanker prostat, mengatakan dalam pidato publik yang langka tahun lalu bahwa dia khawatir usia mungkin akan menyulitkan dirinya untuk terus memenuhi tugasnya.

Dia akan digantikan oleh Naruhito, 57, dan sebuah era baru akan dimulai dari 1 April, Asahi melaporkan.

Hukum pengunduran diri, yang berlaku hanya untuk Akihito dan bukan bagi kaisar masa depan, termasuk sebuah resolusi untuk membahas keputusan membiarkan bangsawan perempuan tinggal di keluarga kekaisaran setelah menikah, namun tidak menyentuh topik kontroversial yang memungkinkan perempuan untuk mewarisi. (FHR)


BERITA TERKAIT