02 Aug 2017 | 10:18 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Kenali Tanda-tanda Autis Pada Anak Sejak Dini

Tajuk.co -- Autisme merupakan gangguan yang terjadi pada otak, yang menyebabkan beberapa area berbeda di otak tidak mampu bekerjasama. Sehingga penderita autisme sulit berkomunikasi dan berhubungan sosial dengan orang lain.

Penyebab autisme atau autism spectrum disorder (ASD) terdiri dari banyak faktor, namun umumnya karena faktor genetik dan lingkungan. Belum ada bukti yang menyatakan autisme dapat disebabkan vaksin yang diberikan ketika bayi. Autisme umumnya dimulai pada masa anak-anak dan bertahan hingga usia beranjak remaja dan dewasa.

Secara garis besar, ciri-ciri anak autis yang dapat terlihat termasuk:

Kesulitan komunikasi

Anak dengan autisme cenderung kesulitan berkomunikasi dengan orang lain, termasuk berbicara, memahami pembicaraan, hingga membaca dan menulis. Selain itu beberapa masalah komunikasi lainnya, antara lain kesulitan memulai percakapan, memahami perkataan dan mengikuti petunjuk.

Anak dengan autisme umumnya juga bermasalah dalam memahami penggunaan bahasa tubuh seperti menunjuk, melambai, atau memperlihatkan suatu objek kepada orang lain. Ciri-ciri anak autis lain seperti mengulang-ulang satu kata yang baru didengar atau didengar beberapa waktu lalu, mengatakan sesuatu seakan dalam nada lagu, atau melakukan tantrum untuk mengungkapkan keinginannya.

Gangguan dalam berhubungan sosial

Ciri-ciri anak anak autis yaitu anak seperti asyik dengan dunianya sendiri, sehingga sulit terhubung dengan orang-orang di sekitarnya. Anak dengan autisme sulit melakukan kontak mata. Mereka juga sulit memahami rasa sakit, sedih dan perasaan orang lain.

Oleh karena itu, anak autis umumnya tidak mudah berteman, bermain dan berbagi mainan dengan teman, atau fokus terhadap objek yang sama dengan orang lain.

Perilaku-perilaku khas lain

Beberapa perilaku khas dari anak dengan autisme, antara lain cepat marah dengan suara tertentu, kesulitan mengubah satu aktivitas ke aktivitas lainnya dan memiliki keterbatasan atau minat yang unik. Misalnya, hanya membicarakan satu topik atau menatap mainan tertentu.

Selain itu, ciri-ciri anak autis juga tampak suka mengibaskan tangan, menyimpan batu, memutar badan, dan menatap dengan pandangan kosong. Mereka juga biasanya hanya menyukai sedikit jenis makanan.

Diagnosis dan Penanganan

Dokter memiliki pedoman khusus dalam mendiagnosis autisme. Diagnosis pertama, memperhatikan komunikasi verbal dan nonverbal. Kedua, kemampuan interaksi dan hubungan sosial. Ketiga, keterbatasan minat saat aktivitas atau bermain.

Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan autisme. Namun, intervensi khusus dalam membantu anak autisme bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan pendidikan anak. (FHR)


BERITA TERKAIT