16 Nov 2015 | 11:49 WIB
Share fb tw g+ wa tl

LKS Ibu Pelacur Muncul di Malang, Mendikbud: Kami Tinjau Ulang

LKS yang memuat profesi ibu sebagai wanita malam di Malang (dok beritajatim.com) LKS yang memuat profesi ibu sebagai wanita malam di Malang (dok beritajatim.com)

Tajuk.co, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan pihaknya akan meninjau ulang lembar kerja siswa (LKS) di Malang yang berisi kata asusila yang menggambarkan perjuangan seorang ibu demi anak-anaknya.

"Kami akan kaji ulang LKS tersebut. Buku tersebut bukan terbitan dari Kemdikbud melainkan buatan dari Kelompok Kerja Guru (KKG)," ujar Mendikbud di Jakarta, Senin (16/11).

Dia menyayangkan LKS tersebut merupakan hasil "copy paste" atau plagiat dari tulisan di internet. Apalagi, tulisan di buku tersebut tidak dicek dan ricek kembali."Kalau pegawai Kemdikbud sudah saya skors," tegas dia.

LKS terbitan Dinas Pendidikan Kota Malang menjadi perbincangan para pendidik setelah LKS dengan judul Insan Bermartabat menjelaskan perjuangan ibu untuk anak dengan gambaran bekerja sebagai pelacur.

Pada halaman 34 dijelaskan dalam kalimat seorang ibu hidup dengan tiga anak yang ditinggal suaminya dan harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya walaupun menjadi pelacur demi memberikan kehidupan dan tanggung jawab pada anaknya.

Dinas Pendidikan Kota Malang memutuskan untuk menarik peredaran buku tersebut, setelah sebelumnya telah dilakukan petemuan antara dinas pendidikan Kota Malang dengan para tim penyusun dari KKG. (FHR)


BERITA TERKAIT