21 Oct 2017 | 18:50 WIB
Share fb tw g+ wa tl

MU Diusir Main dari Kandang

Tajuk.co, PAMEKASAN -- Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada klub dan manajemen sepak bola Madura United FC terkait kericuhan saat klub itu menjamu Pusamania Borneo FC di Stadion Gelora -Ratu Pamelingan, Pamekasan, 13 Oktober.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United FC Moh Alwi di Pamekasan, Sabtu (21/10), mengatakan klub berjuluk "Laskar Sape Kerrap" itu disanksi tidak boleh bermain kandang di Pulau Madura dalam sisa laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2017, dengan tanpa penonton.

"Sanksi atas Madura United ini sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Komisi Disiplin PSSI beberapa hari lalu," katanya.

Alwi menjelaskan, Madura United dinilai telah melakukan pelanggaran saat pertandingan berlangsung hingga terjadi aksi kekerasan pada wasit asing yang memimpin pertandingan itu.

"Ada dua stadion yang akan kami gunakan pada laga usiran, yakni Stadion Delta Sidoarjo dan Stadion Jember Sport Garden (SJSG)," katanya.

Alwi mengatakan, saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan pengelola kedua stadion itu untuk mengetahui stadion yang lebih memungkinkan untuk digunakan Madura United FC.

Bagi Madura United, laga usiran kali ini merupakan kali kedua, selama klub asal Pulau Garam Madura tersebut mengikuti kompetisi. Pertama, terjadi saat turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) Grup A 2016. Kala itu, Madura United diusir dari Madura dan terpaksa menggelar pertandingan di Stadion Delta Sidoarjo. (FHR)


BERITA TERKAIT