07 Sep 2017 | 19:24 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Pembangunan RS Indonesia di Rakhine Jalan Terus

Tajuk.co, JAKARTA -- Organisasi relawan kesehatan Medical Emergency Rescue Committee (MERC) Indonesia menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Myanmar jalan terus meski situasi negara itu belum kondusif.

"Kami telah mengirim dua relawan insinyur ke Myanmar pada Rabu (6/9). Mereka sudah berpengalaman saat pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina sebelumnya," kata anggota Presidium MER-C Indonesi8 dr Sarbini Abdul Murad di Jakarta, Kamis (7/9).

Rumah Sakit Indonesia (RSI) seluas lebih dari 7.000 meter persegi itu terletak di Muaung Bwe, Mrauk U, Rakhine State, Myanmar.

Pembangunan RSI itu dilakukan bekerja sama dengan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan juga Palang Merah Indonesia (PMI), dan didukung pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri.

Ia menjelaskan dua relawan dari Divisi Konstruksi MER-C dimaksud akan meninklanjuti program pembangunan RSI di Rakhine State, Myanmar yang akan memasuki tahap dua dari tiga tahap yang direncanakan.

"Meski situasi di Myanmar belum kondusif, namun proses pembangunan RS Indonesia di wilayah ini terus berjalan," kata dokter Indonesia pertama yang berhasil masuk ke garis terdepan Gaza saat konflik Palestina-Israel pada 2008-2009 itu.

Pembangunan tahap pertama, katanya, telah selesai, dan akan dilanjutkan pembangunan tahap dua berupa pembangunan asrama dokter dan perawat.

Pada keberangkatan kali ini tim akan melakukan finalisasi kontrak dengan para kontraktor lokal, juga mencari akses untuk bantuan kemanusiaan ke wilayah konflik.

RSI di Rakhine State, Myanmar itu diharapkan bisa segera selesai dan memberikan bantuan pelayanan kesehatan jangka panjang bagi para korban konflik. (FHR)


BERITA TERKAIT