29 Sep 2016 | 20:41 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Pemerintah Akan Bangun Dua Rusunnawa untuk Korban Banjir Garut

Presiden Jokowi meninjau lokasi banjir bandang di Garut, Kamis (29/9). Foto: setkab Presiden Jokowi meninjau lokasi banjir bandang di Garut, Kamis (29/9). Foto: setkab

Tajuk.co GARUT -- Pemerintah akan membangun dua rumah susun untuk warga korban bencana banjir bandang di Garut, Jabar. Selain itu, pemerintah juga mencari lahan pengganti di lokasi yang lebih aman untuk pembangunan dan relokasi rumah sakit.

 “Tadi saya bertanya ke Bupati Garut apakah masyarakat menyetujui tinggal di rusun. Jawabannya setuju. Sudah diputuskan juga untuk secepat-cepatnya membangun dua tower rusun. Yang di Sumedang juga sama, tapi rusun atau tidak rusun, nanti akan dicek di lapangan,” kata Presiden Jokowi usai meninjau Rumah Sakit Umum Dokter Slamet di Kabupaten Garut, Jabar,  Kamis (29/9) siang.

Untuk Rumah Sakit Umum Dokter Slamet yang rusak parah terkena bencana banjir bandang itu, menurut Presiden, pemerintah sedang mencari lahan pengganti di lokasi yang lebih aman untuk relokasi. Sebab, rumah sakit yang tersedia saat ini dibangun di daerah yang rawan bencana.

“Untuk rumah sakit masih dalam proses perhitungan apakah akan dibangun yang sudah ada di sini, karena ini adalah daerah yang saya kira rawan bencana, ataukah akan direlokasi ke tempat yang lain. Untuk sekolah-sekolah kerusakan-kerusakannya juga akan segera dikerjakan,” lanjut Presiden.

Presiden Jokowi memastikan, pemerintah akan memperbaiki infrastruktur dan sarana umum lainnya. (HAS)


BERITA TERKAIT