22 Oct 2015 | 09:36 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Sah, Bulu 8 Jam Jadi Kue Resmi Sumatra Selatan

Bulu 8 Jam (dok kuekhaspalembang.com) Bulu 8 Jam (dok kuekhaspalembang.com)

Tajuk.co, PALEMBANG -- Kini warga Sumatra Selatan resmi memiliki makanan khas daerah setelah bulu delapan jam ditetapkan pemerintah pusat sebagai makanan khas Sumatra Selatan.

"Sekarang makanan yang digemari masyarakat itu resmi milik Sumsel karena sudah mendapat sertifikat pemerintah pusat," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga di Palembang, Kamis (22/10).

Menurut dia, dengan mendapat sertifikat tersebut, jenis makanan yang selalu disajikan saat Lebaran tersebut akan dilindungi secara hukum.

"Ini berarti makanan khas itu tidak bisa lagi diakui oleh provinsi lain walaupun mereka sering membuat kuliner jenis tersebut," Irene Camelyn Sinaga.

Dia menjelaskan, pengakuan kepemilikan makanan khas daerah sangat penting, mengingat selama ini hampir setiap provinsi miliki kuliner yang mirip.

Sehubungan itu sertifikat tersebut salah yang menaungi semua yang dimiliki daerah termasuk makanan.Selain bulu delapan jam juga telah diakui pemerintah pusat kesenian yakni Senjang yang juga mendapat sertifikat.

Memang, lanjut dia, dalam mengusulkan kepemilikan kuliner termasuk warisan budaya tak benda harus ada penelitian terlebih dahulu. Hal ini supaya asal usul jenis makanan dan warisan khas tersebut benar-benar milik suatu daerah dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Yang jelas pengakuan resmi itu penting supaya masyakat mengetahui asal muasal makanan khas daerah," ujar Irene. (FHR)


BERITA TERKAIT