06 Dec 2018 | 18:01 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Sarri Khawatirkan Mentalitas Pemain Chelsea

Maurizio Sarri. Foto: premiereleague Maurizio Sarri. Foto: premiereleague

LONDON – Pelatih Chelsea Maurizio Sarri mempertanyakan mentalitas pemainnya setelah menelan kekalahan 2-1 dari Wolverhamptom Wanderers di Molineux Stadium, Kamis (6/12) dini hari. Sarri menilai sejumlah pemainnya terlalu percaya diri menghadapi klub penghuni peringkat 12 klasemen sementara Liga Primer Inggris itu.

Dalam pertandingan itu Chelsea menguasai 70 persen permainan dan tercatat melepaskan 17 tembakan ke gawang Wolves. Namun mereka gagal mengonversi penguasaan bola menjadi gol kedua setelah Ruben Loftus mencetak satu gol Chelsea di menit ke 18.

"Kami bermain sangat baik untuk 55 menit. Tetapi setelah gol pertama kami seperti tim lain (bukan Chelsea). Saya sangat takut, bukan dengan hasilnya, tetapi kami tidak bereaksi dengan gol pertama,” kata Sarri.

“Setelah gol itu kami kehilangan semuanya, sepakbola, hasil. Ini bukan karena pergantian 11 pemain utama (starting eleven), tetapi karena mentalitas pemain. Kami bisa kehilangan permainan, tetapi tidak tanpa reaksi,” imbuh dia.

Kekalahan atas Wolves membuat The Blues anjlok ke posisi empat klasemen sementara Liga Primer Inggris. Pengumpulan poin Chelsea terkait 10 angka dengan peringkat pertama Machester City.

Dengan selisih angka tersebut, Sarri menyatakan Chelsea bukan lagi pesaing dalam perebutan gelar Liga Inggris musim ini. Meskipun begitu ia menampik anggapan bahwa kekalahan atas Wolves akan berdampak negatif saat menjamu City di Stamford Bridge akhir pekan ini, Minggu (9/12).

Target Chelsea saat ini adalah bertahan di empat besar agar masuk zona Liga Champion musim depan. (HIP)


BERITA TERKAIT