07 Jul 2015 | 06:53 WIB
Share fb tw g+ wa tl

Toekangpoto Donasi Foto di Pondok Rijalul Quran

Komunitas Toekangpoto memotret aktivitas santri di Semarang Komunitas Toekangpoto memotret aktivitas santri di Semarang

Tajuk.co, SEMARANG – Komunitas tOekangpoto frame Semarang punya cara sendiri untuk memeriahkan bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan kali ini,  TP Frame semarang mengadakan Baksos “Saatnya Kita Berbagi: Buka Puasa Bersama Santri Yatim-Dhuafa Sekolah Penghafal Al-Quran Rijalul Quran, Ahad (5/7) di Gunungpati, Semarang.

Yang unik dari acara komunitas ini selain baksos, buka bersama juga ada acara hunting foto bersama suasana pesantren, hasil foto di donasikan ke SPA Rijalul Qur’an sehingga bisa digunakan untuk keperluan pengembangan pesantren.

“Komunitas foto dibentuk oleh para relawan yang hobi fotografi saat membantu korban erupsi merapi 4 tahun yang lalu. Dari kesadaran ternyata kekuatan foto bisa juga menggerakan masyarakat di luar bencana untuk merasakan penderitaan orang-orang yang terkena musibah inilah dibentuk komunitas ini. Peduli dan menginspirasi selalu menjadi dasar yang digunakan untuk menghasilkan karya-karya fotonya, ” papar Ketua TP Frame Semarang, Basith El Qudsi dalam siaran persnya kepada Tajuk.co, Selasa (7/7).

Selain itu, Basith menyampaikan bahwa komunitasnya yang mengambil jargon Fotografer Peduli, salah satu kepedulian dari komunitas ini adalah Bagaimana Foto-foto yang dihasilkan tidak sekedar dari hasil menyalurkan hobby saja tetapi juga bisa bermanfaat atau bisa bernilai ibadah. Salah satu bentuknya adalah dengan mendonasikan foto-foto tersebut ke rijalul qur’an. “Kami selain berdonasi materi, juga berdonasi foto. Karena foto hasil hunting tidak akan sia-sia dan bernilai amal ibadah apalagi sekarang bulan Ramadhan,” tandasnya.

Agenda ngabuburit bareng santri tersebut dihadiri puluhan peserta, baik dari member Toekangpoto, maupun dari perwakilan  PKPU Semarang dan BBI. Dari hasil donasi yang dikumpulkan oleh Komunitas tOekangpoto akhirnya terkumpul uang tunai sebesar Rp. 5, 5 juta, kemudian 90 buah paket takjil, 20 buah Al-Qur’an, kasur busa untuk santri dan buah-buahan untuk berbuka. (JN03)


BERITA TERKAIT