13 Oct 2016 | 23:49 WIB
Share fb tw g+

Peresmian Ponpes Baitul Qur'an Cirata Dihadiri Oleh Menteri Agama RI


eresmian Pondok Pesantren Baitul Quran Cirata, Desa Kroya, Kecamatan Tegal Waru, Purwakarta, Kamis (13/10/2016) Penandatangan Prasasti oleh DR. Muslih Abdul Karim selaku pengasuh Pesantren Baitul Qur'an Cirata, Kamis (13/10) Foto bersama usai penandatangan prasasti peresmian Pesantren Baitul Qu'an Cirata, Kamis (13/10). Foto bersama usai penandatangan prasasti peresmian Pesantren Baitul Qu'an Cirata, Kamis (13/10). Pidato tiga bahasa oleh Ammar (tengah) yang berpidato dalam bahasa Inggris, Kamis (13/10). Pidato tiga bahasa yaitu bahasa Araba oleh Hisyam (kiri), bahasa Inggris oleh Ammar (tengah),dan bahasa Indonesia oleh Ali (kanan) yang semuanya adalah santri Pesantren Baitul Quran, Kamis (13/10). Pidato tiga bahasa yaitu bahasa Araba oleh Hisyam (kiri), bahasa Inggris oleh Ammar (tengah),dan bahasa Indonesia oleh Ali (kanan) yang semuanya adalah santri Pesantren Baitul Quran, Kamis (13/10). Penyerahan Simbolisasi Kunci oleh Perwakilan Qatar Charity kepada DR. Muslih Abdul Karim saat peresmian pesantren Baitul Quran, Kamis (13/10) Pidato sambutan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Syaifuddin, Kamis (13/10). Pidato sambutan oleh perwakilan Qatar Charity Syekh Syeh kholid Al Yafi'i, Kamis (13/10) Pidato pembukaan oleh Ustad DR. Muslih Abdul Karim selaku pengasuh Pesantren Baitul Quran Cirata, Kamis (13/10) Pidato sambutan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Kamis (13/10) Pidato tiga bahasa yaitu bahasa Araba oleh Hisyam (kiri), bahasa Inggris oleh Ammar (tengah),dan bahasa Indonesia oleh Ali (kanan) yang semuanya adalah santri Pesantren Baitul Quran, Kamis (13/10). Foto bersama usai penandatangan prasasti peresmian Pesantren Baitul Qu'an Cirata, Kamis (13/10) DR. Muslish Abdul Karim menyematkan pin Ponpes Baitul Quran Cirata kepada perwakilan Qatar Charity Syekh Syeh Kholid Al Yafi'i, Kamis (13/10).

TajukFOTO | Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Syaifuddin menghadiri peresmian Pondok Pesantren Baitul Quran Cirata, Desa Kroya, Kecamatan Tegal Waru, Purwakarta, Kamis (13/10/2016).Beliau menekankan masyarakat tidak untuk memisahkan diri dari keagamaan. Agar terus masyarakat membaik, maka pendidikan keagamaan harus terus ditingkatkan . "Di sinilah pondok pesantren memberi kontribusi. Ponpes merupakan kekhasan yang memadukan tradisi lokal dan keagamaan. Sebuah wujud atau kaidah yang tetap menjaga dan merawat apa yang diwariskan oleh para pendahulu kita, dan mengembangkan kembali hal baik," kata Menteri Lukman. Acara peresmian Pondok Pesantren Baitul Qur'an Cirata dihadiri juga oleh Khaled Alyafei, direktur operasional Qatar Charity, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Pengasuh Ponpes DR. Muslih Abdul Karim, Ketua MUI Jawa Barat, MUI Purwakarta, staff Ponpes dan para wali santri.

Fotografer: AsQ/Tajuk.co