4 Jurus Kemenkeu Selamatkan BUMN

Tajuk.co 31/7/2020 21:00 WIB
image
Logo baru BUMN. (foto:kementerian BUMN)

Tajuk.co, JAKARTA - Kementerian Keuangan mengeluarkan sejumlah jurus untuk mendukung ekonomi Indonesia melalui BUMN. Ada empat modalitas yang diberikan kepada perusahaan plat merah.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN), Isa Rachmatarwata mengatakan, Kemenkeu mendorong BUMN ikut bergerak untuk mendukung perekonomian serta memberikan kehidupan dan penghidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

"Mendukung BUMN tidak semata-mata melihat dengan kacamata sempit dan pendek, kita berharap manfaat yang lebih luas dari sekedar profit dan survival BUMN," ujarnya pada acara Kemenkeu Corpu Talk Episode 14, seperti dikutip Jumat (31/7/2020).

Lebih lanjut Isa menjelaskan, dukungan pemerintah atau anggaran khusus pembiayaan investasi berupa 4 modalitas untuk mendukung BUMN. Pertama, Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Kedua, dukungan investasi pemerintah non-permanen dalam bentuk surat utang atau pun investasi langsung. Sedangkan ketiga, penyediaan investasi pemerintah, dan keempat, penempatan dana dan penjaminan.

"Ada empat modalitas penyaluran yang dijelaskan yakni pertama Penyertaan Modal Negara dimana dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2020 alokasi anggarannya sekitar Rp 31,5 triliun untuk investasi kepada BUMN," ujar Isa.

"Kedua, dukungan investasi pemerintah Non-Permanen dalam bentuk surat utang atau pun investasi langsung yang tertuang dalam Perpres 72/2020 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 42 triliun untuk investasi kepada Badan Layanan Umum (BLU)."

"Yang ketiga, penyediaan investasi pemerintah, alokasi anggarannya mencapai Rp 19,6 triliun yang tertera dalam Perpres 72/2020, serta (keempat) dukungan kepada BUMN lewat modalitas program PEN lainnya seperti penempatan dana dan penjaminan," pungkasnya. (KSL)