4 Raksasa Jepang Kolaborasi Kembangkan Motor Listrik

Tajuk.co 8/9/2020 10:30 WIB
image
President Director AHM Toshiyuki Inuma (kedua kanan) saat meluncurkan motor Honda PCX Electric di Jakarta, awal tahun lalu.

Tajuk.co, JAKARTA - Empat produsen sepeda motor terbesar di Jepang, Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki berberkolaborasi mengembangkan sepeda motor listrik. Kerjasama diawali dengan menentukan standar motor listrik terutama baterai dan stasiun pengisian baterai.

Sejumlah media Jepang menyebutkan, keempat raksasa otomotif itu membentuk semacam konsorsium yang membahas detail soal kesatuan standar. Dengan kolaborasi ini, setiap produsen menghasilkan standar sama untuk semua sepeda motor yang dipasarkan di seluruh dunia. Hal itu akan memudahkan konsumen terutama sehingga tidak diperlukan terlalu banyak infrastruktur bisnisnya.

Kerjasama mengembangkan spesifikasi standar baterai motor listrik, saat ini sudah mencapai tahap pengujian dengan menggandeng Osaka University. Selama pengujian motor listrik dipinjamkan ke mahasiswa dan staf Osaka University, dengan stasiun tukar baterai disediakan di kampus dan toko lokal.

Salah satu tujuan penelitian untuk menemukan sistem skala besar swap (tukar) baterai yang kemungkinan menjadi solusi mengatasi jarak tempuh motor listrik yang pendek. Skenarionya, daripada membuat baterai berkapasitas besar yang memaksa pengguna mengecas di rumah atau kantor, sistem tukar baterai dipercaya sebagai solusi nyaman dan mudah bagi pengguna agar tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Sehingga, tukar baterai bisa memangkas kekhawatiran soal pengecasan baterai dalam perjalanan yang membutuhkan waktu lama. Pengujian ini disebut bakal berlangsung setahun, lantas kendala-kendala yang didapat dijadikan bahan menyempurnakan spesifikasi sebelum sistem tukar baterai bisa dijalankan.

Managing Executive Officer and Head of Motorcycle Business Operations Honda, Noriaki Abe menjelaskan, seiring menyebarnya motor listrik, maka sistem penggantian baterai akan menjadi masalah jika tidak diantisipasi dari sekarang.

Penguasa pasar sepeda motor di Indonesia, Honda kabarnya mengembangkan PCX Electric, setelah seblumnya sukses melahirkan PCX Hybrid, di mana Indonesia ditunjuk sebagai lokasi produksinya. Selain PCX Electric, Honda juga mengembangkan motor trail CR Electric.

“Teknologi 'Honda Mobile Power Pack' yang digunakan pada PCX Electric, menjadi salah satu alternatif yang disepakati untuk dikembangkan bersama,” ujar Abe.

Sementara Yamaha belum lama ini memperkenalkan e-Vino di Indonesia. Yamaha Indonesia sedang mengkaji kemungkinan memproduksinya di dalam negeri. Sedangkan Suzuki dan Kawasaki sejauh ini belum mengungkapkan konsep motor listrik yang akan dikembangkan. (KSL)