Akomodir Tingginya Minat ke Sekolah Negeri, Disdik DKI Buka Jalur Baru: Zonasi Bina RW!

Tajuk.co 30/6/2020 22:08 WIB
image
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana melakukan jumpa pers melalui video conference (Foto: tangkapan layar akun youtube Pemprov DKI Jakarta)

Tajuk.co, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta merespon polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 jalur zonasi. Respon tersebut untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat bersekolah di sekolah negeri.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, salah satu respon untuk mengakomodir hal tersebut adalah menyiapkan jalur baru yang dapat meningkatkan persentase penerimaan siswa sebesar 11,11% pada PPDB Tahun Ajaran 2020 / 2021. Jalur baru tersebut bernama Jalur Zonasi Bina RW

Nahdiana menyebut, jalur ini juga untuk mengakomodir siswa yang berada satu RW dengan sekolah untuk bersekolah di sekolah tersebut.

"Kami menggunakan data untuk menentukan siapa yang bisa masuk lewat jalur ini, benar-benar dihitung berdasarkan data PPDB tahun ini. Kami juga menambah kursi untuk dapat membuka Jalur ini, sehingga setiap rombel akan menjadi 40 siswa, tidak 36 lagi. Ini pun sudah kami pelajari dan pertimbangkan, bahwa penambahan ini diharapkan tidak akan menurunkan kualitas belajar," ungkap Nahdiana dalam jumpa pers melalui video conference, pada Selasa (30/6).

Proses seleksi dilakukan dengan cara menyeleksi calon peserta didik baru sesuai dengan domisili yang sama dengan RW sekolah. Jika daya tampung penuh, seleksi berikutnya akan mempertimbangkan usia. Proses pendaftaran untuk Jalur Zonasi Bina RW Sekolah ini dilakukan pada tanggal 4-5 Juli 2020 dan lapor diri pada tanggal 6 Juli 2020. Jika terdapat kuota sisa yang tidak terisi, maka sisa kuota dialihkan ke seleksi tahap akhir. (BDN)