Anies Baswedan: Jakarta Utang Budi Pada Daerah

Tajuk.co 11/6/2021 16:09 WIB
image
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melakukan panen bersama di Sumedang, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021). Foto: IST

Tajuk.co SUMEDANG – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan, Jakarta memiliki utang budi yang sangat besar terhadap daerah lain yang telah berkontribusi memenuhi pasokan pangan untuk warga Jakarta. Dan cara Jakarta membayar utang budi itu adalah menjalin kerjasama dengan daerah untuk membina petani dan membeli produk-produk hasil pertaniannya.

"Ini adalah cara kita masyarakat perkotaan membalas budi kepada para petani. Karena, merekalah yang selama ini bekerja senyap dan tak terlihat, tapi manfaatnya kita rasakan. Semoga dengan kerja sama saat ini, para petani menjadi sejahtera dan kita yang di Ibu Kota bisa mendapatkan harga yang terjangkau dan stabil. Terima kasih pak Bupati dan para petani," kata Anies usai melakukan panen bersama dengan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir  di area persawahan Desa Mekarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat (11/6).

Ikut mendampingi Anies pada kesempatan itu Dirut PT. Tjipinang Food Station, Pamrihadi Wiraryo, dan Dirut Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin.

Anies menyampaikan, kegiatan panen ini merupakan bentuk keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kerja sama daerah, terutama di sektor pangan. Kerjasama ini diharapkan selain dapat menumbuhkan perekonomian para petani, juga menjamin ketersediaan stok beras yang dibutuhkan warga Jakarta.

"Barusan kita panen raya. Ini ikhtiar kita bersama semata-mata agar di satu sisi, para petani di sini mendapatkan harga jual gabah yang lebih tinggi, sementara warga Jakarta mendapatkan harga beras yang terjangkau. Maka, setiap keluarga atau rumah tangga di Jakarta bisa tenang jika harga pangan stabil, karena jumlah pasokan aman," ujar Anies.

Dalam kesempatan itu PT Tjipinang Food Station menyepakati kerjasama dengan PT Kampung Makmur (BUMD Kab. Sumedang). Kerjasama ini diharapkan bisa saling menguntungkan. (RLS)