Anies Harap JIS Terintegrasi dengan BRT, MRT hingga KRL

Tajuk.co 22/9/2022 22:40 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap pemerintah pusat membuat rute KRL menuju Jakarta International Stadium (JIS) agar lebih mudah dijangkau warga. Stasiun KRL yang paling dekat dengan JIS yaitu Stasiun Ancol dan Tanjung Priok dengan jarak sekitar 3-4 kilometer.

Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 25 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) DKI Jakarta tahun 2023-2026. Aturan ini telah diteken Anies pada 10 Juni 2022.

Anies menekankan ketersediaan transportasi umum dari dan menuju JIS sangat penting untuk mengoptimalkan JIS untuk berbagai kegiatan, mulai dari olahraga hingga seni budaya.

"Akses dari dan menuju kawasan juga akan terintegrasi dengan moda transportasi publik seperti BRT, MRT, dan LRT yang terhubung dengan akses pejalan kaki yang memadai," demikian bunyi keterangan dalam dokumen RPD, sebagaimana dikutip Kamis (22/9).

"Selain itu juga didorong melalui pengembangan aksesibilitas stasiun KRL JIS yang merupakan kewenangan pemerintah pusat," lanjut keterangan tersebut.

Sejauh ini akses ke JIS saat ini baru tersambung langsung dengan Bus Transjakarta. Sementara, moda lainnya belum terintegrasi.

Dalam dokumen RPD itu, Anies berharap pembangunan LRT Fase 2A sepanjang 8 kilometer dilanjutkan agar tersambung dari Kelapa Gading hingga JIS. Pula, fase 3A yang menyambungkan JIS ke kawasan Rajawali sepanjang 5,6 kilometer.

Dalam dokumen itu juga dijelaskan bahwa konsep integrasi kawasan JIS bukan sekadar dari sisi fisik, tapi juga dari aspek bisnis dan manajemen. Hal ini guna memaksimalkan potensi ekonomi pariwisata yang tinggi.

Misalnya, mengintegrasikan JIS dengan kawasan wisata Ancol. Potensi nilai ekonomi olahraga telah dibuktikan oleh penyelenggaraan event olahraga interasional seperti Asian Games pada 2018.

"Selanjutnya penyelenggaraan event serupa perlu direncanakan untuk membangun citra positif Jakarta sebagai koat yang mampu menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan event olahraga internasional," demikian keterangan dalam dokumen tersebut.

Sebelumnya, Anies sempat menyatakan bahwa penjabat (Pj) gubernur atau penggantinya nanti dapat melanjutkan pembangunan Jakarta sesuai Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026. Menurut Anies RPD harus menjadi pegangan kerja Pj gubernur maupun penerus lainnya.

"Ini yang harus diikuti oleh siapapun yang nanti menjalankan. Siapapun, namanya menjalankan kan. Jadi, kita ini tidak bekerja pakai selera," kata Anies di Hotel Fairmont, Kamis (1/9).

"Tapi dari rencana pembangunan daerah dari situ diturunkan menjadi rencana kerja tahunan," imbuh dia.

RPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan bagi daerah dengan masa jabatan kepala daerah yang berakhir pada 2022 atau 2023.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2021 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Bagi Daerah Dengan Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir Pada Tahun 2022.

Ada empat tujuan yang tercantum dalam prioritas daerah dari RPD Provinsi DKI Jakarta 2023-2026 yaitu mencakup; regenerasi kota yang berketahanan dan berkelanjutan; perekonomian inklusif yang berdaya saing, penghidupan layak, dan pemerataan kesejahteraan.

Kemudian, pembangunan manusia madani yang berkesetaraan; dan pelayanan masyarakat berkualitas dan manajemen pemerintahan berintegritas. (FHR)