Bank DKI Dorong Digitalisasi Pembayaran bagi UMKM

Tajuk.co 17/7/2022 23:26 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Bank DKI terus mendorong sistem pembayaran digital bagi sektor pariwisata dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu penting mengingat UMKM sebagai salah satu sektor yang berperan besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hal itu diungkapkan Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI Amirul Wicaksono saat talkshow bertajuk 'Digitalisasi Bank DKI Dalam Mendukung Pariwisata dan UMKM' dalam Festival Ekonomi Digital Indonesia (FEKDI) tahun 2022 yang diselenggarakan di Bali.

“Dalam upaya mendukung Pariwisata dan UMKM, Bank DKI mempermudah wisatawan dalam bertransaksi dengan menggunakan aplikasi JakOne Pay, yang juga dapat dimanfaatkan oleh wisatawan asing," kata Amirul.

Amirul menyebut JakOne Pay merupakan simple apps bagi generasi muda milenial dan Gen Z yang dapat digunakan untuk berbagai transaksi sehari-hari. Aplikasi ini mendukung transaksi scan to pay QRIS, serta aktivitas uang elektronik server based lainnya.

"Tanpa perlu mengganti nomor menjadi nomor nasional, wisatawan asing sudah dapat bertransaksi menggunakan QRIS. Top up aplikasi JakOne Pay dapat dilakukan menggunakan kartu kredit yang dimiliki oleh wisatawan asing tersebut," ujarnya.

Berdasarkan data Bank DKI, transaksi QRIS melalui JakOne Mobile Bank DKI tumbuh 742% (yoy) menjadi Rp22,4 miliar dibanding periode Juni 2021 sebesar Rp 2,6 miliar.

Selain transaksi QRIS, sampai dengan Juni 2022, jumlah pengguna JakOne Mobile sudah mencapai 1,7 juta pengguna, dengan jumlah nominal transaksi mencapai Rp9,1 triliun, serta volume transaksi mencapai 10,8 juta transaksi.

Sebagai informasi, dalam upaya digitalisasi di sektor pariwisata dan UMKM, Bank DKI melakukan berbagai upaya di antaranya integrasi transportasi, elektronifikasi pembayaran, serta melalui berbagai kolaborasi dengan BPD maupun BUMD.

JakOne Pay sebagai uang elektronik milik Bank DKI telah tersedia di sejumlah aplikasi seperti Jakarta Xplore dan Ancol apps yang memudahkan pembayaran non-tunai sebagai bentuk kolaborasi di sektor pariwisata.

Direktur Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Elsya MS Chani mengatakan, kehadiran QRIS sebagai bagian dari digitalisasi perbankan dapat memudahkan konsumen terutama para turis yang juga menjadi upaya mendukung UMKM di sejumlah destinasi pariwisata. (FHR)