Bank DKI Luncurkan Program Digitalisasi di Pasar Rumput Jaksel

Tajuk.co 24/10/2022 22:51 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Bank DKI terus memperluas penerapan digitalisasi dalam rangka mewujudkan kemudahan transaksi non-tunai termasuk kepada sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu upaya yang dilakukan dengan meluncurkan program digitalisasi di Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Program ini kolaborasi Bank DKI, OJK, Perumda Pasar Jaya, dan Bank Indonesia sebagai kelanjutan dari implementasi serupa yang sebelumnya telah dilakukan di Pasar Santa, Pasar Kedoya, Koja, Perumnas Klender, dan Pasar Kebayoran Lama.

Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazd mengatakan, pihaknya menaruh perhatian dalam menyediakan kemudahan transaksi harian tidak hanya bagi para pedagang sebagai pelaku UMKM, namun juga untuk seluruh pengunjung.

"Kontribusi sektor UMKM begitu besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya DKI Jakarta," kata Babay dalam keterangan resmi, Jumat (22/10).

Adapun digitalisasi yang dilakukan oleh Bank DKI di Pasar Rumput antara lain dengan menyediakan ekosistem pembayaran melalui aplikasi JakOne Abank, implementasi QRIS, hingga digitalisasi pembayaran pada fasilitas lain di dalam lingkungan pasar yang diharapkan dapat mendorong penerapan transaksi non-tunai.

Lebih lanjut, Babay bilang, melalui peluncuran digitalisasi Pasar Rumput ini, diharapkan akan menghadirkan manfaat yakni perluasan inklusi keuangan di DKI Jakarta melalui penerapan transaksi non-tunai.

”Bank DKI saat ini juga melakukan pengembangan aplikasi Digital Lending sebagai solusi dalam menghadirkan akses permodalan bagi para pelaku usaha yang tentunya baik bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi khususnya di DKI Jakarta” terangnya.

Bank DKI telah memiliki 21 ribu merchant yang telah bergabung dengan layanan QRIS JakOne Mobile Bank DKI, dengan jumlah transaksi sebanyak 1,43 juta dengan nominal transaksi mencapai Rp 178 miliar pada September 2022. (FHR)