Bertemu PM Australia, Presiden Jokowi Bahas Kerja Sama Pengakuan Sertifikat Vaksin

Tajuk.co 31/10/2021 12:10 WIB
image

Tajuk.co, ROMA -- Presiden Joko Widodo mengatakan tren pandemi Covid-19 di Indonesia dan Australia yang cenderung membaik memberikan ruang bagi kedua negara untuk mulai memikirkan pemulihan ekonomi termasuk sektor pariwisata.
Hal ini Jokowi sampaikan saat melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison di Rhoma, Italia.

Menurut Jokowi kedua negara harus membangun kerja sama terkait pembuatan pengakuan sertifikat vaksin. Hal ini dengan mewujudkan vaccinated travel lane (VTL) antara Indonesia dan Australia (peraturan perjalanan untuk orang yang sudah menerima vaksin Covid-19).

"Saya paham dua Menteri Luar Negeri sudah mulai mengomunikasikan kemungkinan kerja sama itu. Mudah-mudahan VTL dan pengakuan sertifikat vaksin dapat segera diselesaikan," kata Jokowi dalam keterangan resmi dikutip, Sabtu (30/10).

Jokowi yakin, kerja sama pengakuan sertifikat vaksin ini bisa membantu percepatan ekonomi di antara kedua negara.

"Saya yakin ini akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi, tentu dengan aman," tutur Jokowi.

Jokowi mengaku merasa senang karena melihat hubungan bilateral Indonesia dan Australia terus mengalami kemajuan, dan Jokowi pun mengapresiasi bantuan vaksin Covid-19 dari negeri Kangguru Australia pada pekan lalu.

"Kami sambut baik rencana kedatangan 10,5 juta dosis vaksin," ujar Jokowi.

Jokowi juga mengklaim bahwa kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah sangat membaik. Positivity rate di Indonesia saat ini, kata Jokowi, berada di bawah 1 persen. Sebanyak 185 juta dosis vaksin juga telah disuntikkan.

"Tidak kalah pentingnya protokol kesehatan masih terus kita jaga," tutur Jokowi. (FHR)