Dirlantas Polda Metro Jaya Ajukan Anggaran ke Anies Minta Tambah Kamera ETLE

Tajuk.co 1/11/2020 22:58 WIB
image
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo (foto: ist)

Tajuk.co, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya mengajukan proposal anggaran ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tahun anggaran 2021.

Hal ini berkaitan dengan rencana penambahan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

"Tentu kami sebenarnya sudah mengajukan proposal kepada Pemprov DKI untuk menambah anggaran di tahun 2021," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Minggu (1/11/2020).

Saat ini, jelas Sambodo, baru terpasang 57 kamera ETLE di sejumlah ruas jalan di ibu kota.

"Kalau nanti ada penambahan kamera lagi, bisa sampai 100 luar biasa," ujar dia.

Nantinya, tambahan kamera ETLE akan dipasang di jalur Transjakarta dan jalan tol. Sebab, masih banyak pengendara yang mencoba menerobos jalur Transjakarta.

"Terutama kamera di jalur busway kemudian di jalan tol, sehingga warga yang masih mencoba menerobos jalur busway itu bisa ter-capture oleh kamera -kamera tersebut," ucap Sambodo.

Sebanyak 12 kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dirusak saat demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Rabu (28/10/2020) lalu.

 Sambodo mengatakan, belasan kamera ETLE diduga dirusak oleh massa perusuh.

"Iya kamera ETLE ada 12 titik yang dirusak," kata Sambodo.

Sambodo menjelaskan, kamera ETLE yang dirusak berada di sekitaran Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

 "Tempatnya banyak ya. Masih sekitaran Sudirman-Thamrin, khususnya di dekat pos lantas yang dibakar," ujar dia.

Ia mengatakan, 12 kamera ELTE tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.

"Ada yang memang panelnya dirusak ada. Ada yang kabelnya putus dan sebagainya," tutur Sambodo.

Saat ini, belasan kamera ETLE yang dirusak masih proses perbaikan dan diharapkan selesai dalam waktu dekat. (BDN)