Ganjil-Genap Belum Berlaku selama PSBB Transisi Jilid II hingga 8 November 2020

Tajuk.co 25/10/2020 22:41 WIB
image
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P (Foto: ist)

Tajuk.co, JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan sistem ganjil-genap kendaraan roda empat tetap belum berlaku pada masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Jilid II. 

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan PSBB Transisi Jilid II yang akan berjalan pada 26 Oktober 2020 hingga 8 November 2020 mendatang. Selama pelaksanaan PSBB Transisi tersebut, Sambodo mengatakan akan tetap melakukan evaluasi terkait pelaksanaan ganjil genap.

"Sistem pembatasan kendaraan bermotor dengan ganjil genap (gage) tetap ditiadakan pada Masa PSBB Transisi hingga 8 November 2020, dan selama pelaksanaannya tetap akan dilakukan evaluasi," kata Sambodo melalui pesan singkat, Minggu (25/10).

Meskipun demikian, dalam siaran pers yang diterima tajuk.co, Minggu (25/10), Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan tidak menutup kemungkinan Jakarta akan kembali ke kebijakan Rem Darurat (Emergency Brake).

“Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB Masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan," ungkap Anies.

Dalam dua minggu penerapan PSBB transisi, Anies menyebut penularan covid-19 di Jakarta relatif melandai. Rata-rata kasus positif terakhir berada di angka 9,9 persen dengan rasio test 5,8 per seribu penduduk per minggu.

Ia menjelaskan langkah memperpanjang PSBB Transisi sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 1020 Tahun 2020, dimana jika terdapat peningkatan kasus yang signifikan selama PSBB transisi, maka perpanjangan akan dilanjutkan selama 14 hari. (BDN)