Tidak Percaya Prabowo Langgar HAM Gerakan Mahasiswa Aceh Dukung Prabowo-Hatta

Tajuk.co 20/6/2014 07:51 WIB
image
Prabowo saat aktif sebagai Prajurit TNI. Foto: IST

Tajuk.co BANDA ACEH – Gerakan Mahasiswa Aceh (GMA) menyatakan calon presiden prabowo subianto tidak terlibat dalam sejumlah kasus pelanggaran Hak asasi Manusia (HAM) di Provinsi Aceh.

Hal itu ditegaskan Ketua GMA Sopian pada deklarasi dukungan mahasiswa Aceh terhadap calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di posko pemenangan Prabowo-Hatta Banda Aceh, Kamis (19/06/2014).

Sopian mengatakan, Prabowo tidak pernah bertugas di Aceh dalam jabtan apa pun. Jika pun ada kasus-kasus pelanggaran HAM pada masa Prabowo menjadi Danjen Kopassus hal itu lebih kepada menjalankan perintah atasannya saat itu.

“Kalau ada isu Prabowo pelanggar HAM kami yakin masyarakat tidak mudah percaya dengan isu,” lanjutnya.

Sopian menyebutkan alasan mahasiswa Aceh mendukung pasangan Prabowo-Hatta karena hanya pasangan ini yang komit mendukung segala kebijakan pemerintah Aceh.

Sementara itu deklarator GMA Furqan Ishak meneerangkan, GMA terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa dari seluruh Aceh, pihaknya mendukung Prabowo-Hatta untuk menjaga perdamaian Aceh secara permanen.

Pada kesempatan yang sama Ketua Harian Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Aceh, TA Khalid  juga menegaskan, isu Prabowo terlibat pelanggaran HAM tidak benar. Saat terjadi situasi darurat di Aceh, Prabowo bukan sebagai pengambil keputusan.

“Jangan terpengaruh dengan media-media pencitraan, karena negara ini tidak butuh pemimpin pencitraan, tapi pemimpin yang berani tidak populer demi kepentingan rakyat,” ujarnya.

TA Khalid menyebutkan Prabowo_hatta juga sepakat dan berkomitmen dengan perdamaian Aceh termasuk apa yang sudah dicantumkan dalam MoU Helsinki dan UU Pemerintahan Aceh. (IBL)