Gubernur Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya

Tajuk.co 8/3/2021 19:20 WIB
image
Yoory C Pinotoan. Foto: PSJ

Tajuk.co JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (8/3/2021) menonaktifkan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya (PSJ), Yoory C Pinontoan. Penonaktian yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (5/3).

Plt Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Riyadi menyampaikan, penonaktifan Yoory berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 212 Tahun 2021 tentang Penonaktifan Direktur Utama dan Pengangkatan Direktur Pengembangan Sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda PSJ.

"Pak Gubernur saat itu langsung mengambil keputusan untuk menonaktifkan yang bersangkutan. Atas kasus tersebut, Yoory akan mengikuti proses hukum dengan menganut asas praduga tak bersalah," terang Riyadi.

Sebagai pengganti Yoory, Anies menunjuk Direktur Pengembangan PSJ, Indra Sukmono Arharrys sebagai Pelaksana tugas (Plt) PSJ untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak ditetapkannya Keputusan Gubernur, dengan opsi dapat diperpanjang.

Yoory C Pinontoan sendiri menjabat Dirut PSJ sejak 2016 setelah sebelumnya menjadi Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya dan meniti karir sejak tahun 1991.

Yoory menjadi tersangka dalam kasus pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur tahun 2019. (HIP)