Heru Budi Targetkan Pengguna Angkutan Umum di Jakarta Naik 51 Persen pada 2023

Tajuk.co 11/11/2022 23:06 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menargetkan pengguna angkutan umum di Ibu Kota Naik 51 persen pada 2023.
Hal tersebut disampaikan Heru saat menanggapi pandangan dari fraksi-fraksi terhadap RAPBD 2023 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/11).

"Pertumbuhan pelanggan di tahun 2023 diproyeksikan naik sebesar 51 persen dibandingkan tahun 2022," kata Heru.

Tidak hanya itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan memperbanyak rute angkutan umum melalui Mikrotrans. Menurut Heru per September 2022 jangkauan layanan angkutan umum baru sebesar 86 persen dan akan terus ditingkatkan sampai dengan target 95 persen.

Ia menambahkan layanan tarif integrasi yang mencakup MRT, LRT, dan Transjakarta diharapkan dapat memenuhi penyediaan layanan transportasi yang terintegrasi.

Menurutnya saat ini Pemprov juga masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengintegrasikan layanan angkutan umum di Jakarta dengan commuter line Jabodetabek.

"Terkait dengan commuter line, Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk sinkronisasi sistem transportasi," tuturnya.

Sebelumnya, Heru sempat menemui Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu. Pada pertemuan itu, keduanya membahas soal upaya membangun transportasi publik yang terintegrasi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang kereta rel listrik (KRL) bisa ikut bergabung dalam sistem tarif integrasi antarmoda pada 2023.

Saat ini, tarif integrasi antarmoda baru diberlakukan ke moda transportasi di bawah naungan Pemprov DKI yakni MRT, LRT, dan Transjakarta.

Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhammad Kamaluddin mengatakan saat ini tarif integrasi baru diujicoba hinga Desember. Menurutnya Pemprov akan mengevaluasi hasil uji coba tersebut sebelum mengajak KRL bergabung. (FHR)