Hore! Ribuan Warga Ganjar Pranowo di Jakarta Dapat Bansos dari Anies

Tajuk.co 21/5/2020 00:13 WIB
image
Warga Jawa Tengah dan Pengemudi Ojek Online di DKI Jakarta dapat Bantuan Sosial (Foto: Dok Humas Pemprov DKI Jakarta)

Tajuk.co, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pembagian bantuan sosial (bansos) dari Pemprov DKI Jakarta tidak hanya untuk warga ber-KTP DKI Jakarta tapi juga non-KTP DKI Jakarta.

Hal itu dibuktikan dengan diberikannya bansos bagi  warga Jawa Tengah yang berdomisili di Jakarta sebanyak 7.558 orang.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati menambahkan bansos DKI tersebut juga diberikan kepada pengemudi ojek online Gojek berjumlah 55.599 orang dan juga kepada pemelihara tempat-tempat ibadah (Masjid, Musholla, Gereja, Viahara, Pura, Klenteng) berjumlah  12.071 orang.

Sri menyampaikan, pelaksanaan kegiatan ini sebagai implementasi dari Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Penanganan COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta.

"Jakarta ini sebagai Ibu Kota, masyarakat dari provinsi-provinsi lain juga banyak yang kemudian melakukan aktivitas usaha di sini dan turut meningkatkan perekonomian di Jakarta juga. Seperti arahan Presiden pada ratas-ratas sebelumnya, bahwa diimbau penduduk dari provinsi lain yang ada di Jakarta untuk tetap di Jakarta. Kami pun berkomitmen bagaimana kami bisa membantu dengan pemberian bantuan sosial ini. Sehingga, tidak hanya bagi masyarakat ber-KTP DKI Jakarta, tapi juga non-KTP DKI Jakarta yang terdampak secara ekonomi turut mendapat bantuan ini," ungkap Sri di Balai Kota, Rabu (20/5).

Adapun mekanisme penyaluran bansos bagi warga Jawa Tengah dilakukan secara bersama-ama dengan Perwakilan Kantor Penghubung Provinsi Jawa Tengah yang ada di Jakarta. Sedangkan, penyaluran bagi pengemudi Gojek bekerja sama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Proses distribusi dilakukan selama 2 (dua) hari di 5 wilayah Kota Administrasi dibantu oleh Suku Dinas Sosial masing-masing wilayah. Sementara, untuk distribusi bansos bagi pemelihara tempat-tempat ibadah dilakukan atas kerja sama dengan DMI, PGPI, PHDI, WALUBI dan MATAKIN. (BDN)