Ingin Mahir Berkuda? Kenali 6 Hal Ini

Tajuk.co 2/6/2021 09:37 WIB
image
Instruktur Berkuda dari Yarla Stable, Huzaifah, sedang membimbing teknik berkuda

Tajuk.co, BOGOR - Sepintas, menunggang kuda terlihat gampang. Namun, sebenarnya butuh pemahaman dan latihan supaya bisa menunggang kuda dengan aman dan nyaman. Instruktur Yarla Stable, Huzaifah mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat belajar naik kuda.

  1. Berani dan tenang

Kunci utama yang harus dimiliki oleh penunggang kuda pemula adalah keberanian dan ketenangan. Menurut Hhuzaifah, kuda dapat mendeteksi getaran tubuh yang menungganginya, sehingga ketika ada rasa takut, kuda akan merasakan hal yang sama.

“Saat kita sudah di atas punggung kuda, jika kita tidak rileks atau belum terbiasa berkuda, kuda pun akan diam seakan faham jika si penunggang belum siap,” kata anak muda berusia 20-an itu.

  1. Belajar Keseimbangan

Hal berikutnya yang harus dilakukan bagi penunggang kuda pemula adalah belajar keseimbangan selama berada di atas kuda. Karena itu, belajar berkuda harus melewati lintasan yang berbelok atau memutar supaya penunggangnya dapat berlatih keseimbangan.

“biasanya diawal akan dibantu instruktur yang memagang tali yang diikatkan dibagian leher kuda. Kami menyebutnya teknik lengser,” kata Huzaifah.

  1. Kenali Tabiat Kuda

Penunggang kuda juga harus memahami karakter atau tabiat kuda. Hal ini penting karena setiap kuda memiliki tabiat yang berbeda-beda. Ada kuda yang penurut dan sabar, ada juga yang bandel dan tempramental. Interaksi intens, terutama rajin membersihkan tubuh dan bulu kuda bisa membantu mempercepat kedekatan kuda dengan manusia.

“Kuda yang sudah dekat dengan penunggangnya cukup dengan kode suara mulut kita dia bisa berlari atau berhenti. Bahkan jika sudah lama saling mengenal, kuda bisa membaca pikiran kita, seperti ada kontak batin,” ujarnya.

  1. Kenali Cara Menggerakkan Kuda

Kemudian, penunggang kuda harus memahami cara menggerakkan kuda sesuai perintah yang dipahami kuda. Menurut Pemilik Yarla Stable, Aji Asyari, perintah menjalankan kuda bisa dengan menarik tali kendalinya, bisa juga dengan kata kode suara dari mulut atau dengan menghentak pelan kaki di pantat kuda. Biasanya sangat tergantung ikatan chemistry penunggang dengan kudanya.

  1. Kenali Gerakan Kuda

Penunggang kuda juga harus terbiasa dengan gerakan tubuh kuda saat berjalan atau berlari. Sehingga penunggang bisa duduk dengan nyaman dan lentur di atas pelana kuda.

  1. Pahami Pola Makan Kuda

Setelah itu, penunggang kuda harus memahami pola makan kuda yang baik. Hal ini untuk membangun kedekatan dengan kuda. Menurut Aji, kebiasaan makan kuda itu nggak jauh beda dengan manusia, umumnya tiga kali makan. Jika sudah waktunya makan, maka kuda harus dibiarkan istirahat dan makan, nggak boleh dipacu.

Huzaifah menambahkan, masalah sakit pada kuda itu umunya ada dua. Perut kembung dan tetanus. Jika kuda sedang mengalami perut kembung, biasanya karena telat makan, jangan dibiarkan kuda dalam posisi tidur. Kuda harus dikondisikan terus dalam posisi berdiri hingga perutnya kembali normal. Jika terlambat ditangani dan dibiarkan dalam posisi tidur, biasanya kuda akan mati.

Selain perut kembung, penyakit tetanus juga harus diwaspadai karena pemilik hanya punya waktu  satu jam sejak kuda terkena tetanus. Jika lebih dari satu jam, jikalaupun sembuh kondisi tubuhnya tidak akan bisa lagi normal. Otot dan kaki kuda jadi kaku dan sulit untuk digerakkan. Penyakit tetanus biasa disebabkan luka pada bagian tubuh kuda, bisa karena gesekan dengan benda keras ataupun tertusuk benda tajam. (KSL)