Insiden Kebakaran Kilang Balongan, Dirut Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman

Tajuk.co 29/3/2021 15:31 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Direktur Pertamina Nicke Widyawati menjamin stok Bahan Bakar Minyak (BBM) aman menyusul terbakarnya Kilang Balongan pada pukul 00.45 WIB, Senin (29/3). Hal ini karena kilang utama tidak terdampak kebakaran.

"Terkait supply BBM, maka kami akan pastikan pasokan BBM aman," ujar Nicke dalam konferensi pers online, Jakarta.

Nicke mengatakan, hingga kini kebakaran terpantau hanya terjadi di sekitar tangki, dan tidak berpengaruh terhadap equipment lain yang ada di Kilang Balongan. Pertamina juga berharap Kilang Balongan bisa segera beroperasi setelah proses pemadaman api di tangki BBM bisa terselesaikan.

"Tidak ada kendala supply karena sebetulnya kilang utama tidak terdampak, kebakaran hanya di daerah tangki saja," jelasnya.

Dia melanjutkan, adapun beberapa daerah yang menyuplai BBM dari Kilang Balongan adalah Jakarta dan Cikampek. Pihaknya berharap, kilang bisa beroperasi normal kembali usai pemadaman.

"Dalam pola supply memiliki seri kondisi harus beroperasi kita optimalkan produk kilang-kilang lain dan menyalurkan ke daerah-daerah yang disupplay dari Balongan yaitu Jakarta-Cikampek. Kami harap kilang dioperasikan kembali setelah pemadaman," jelasnya.

Senada, Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Mulyono menegaskan, stok BBM secara nasional juga terhitung aman terkendali, bahkan terhitung berlebih pasca kebakaran di Kilang Balongan. "Kami sampaikan kondisi stok nasional sangat2 aman. Kami minta sekali lagi masyarakat tak perlu panik karena stoknya luber," ungkapnya.

Mulyono memaparkan, stok gasoline saat ini masih tersedia sekitar 10,5 juta barel, cukup untuk pemakaian hingga 27-28 hari ke depan. Sementara stok solar mencapai 8,8 juta barel untuk 10 hari ke depan, dan stok bahan bakar pesawat (avtur) tersedia 3,2 juta barel untuk 74 hari konsumsi.

"Jadi tidak perlu panik, karena stok sangat banyak, sangat berluber," tegas Mulyono.

Kilang Minyak Balongan meledak dan terbakar, Senin (29/3) dini hari. Kilang minyak tersebut meledak sekitar pukul 00.45 Wib. Saat ini tim HSSE Kilang Pertamina Balongan tengah fokus melakukan pemadaman api di kilang yang berlokasi di Desa Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

"Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir," kata Corporate Secretary Subholding Refining & PetrochemicalPT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya dalam siaran persnya, Senin (29/3).

(FHR)