Jokowi Harapkan Pamong Praja Muda Berani “Smart Shortcut”

Tajuk.co 29/7/2020 14:15 WIB
image
Jokowi Melantik 881 Pamong Praja Muda. (foto: seskab.go.id)

Tajuk.co, JAKARTA - Presiden Indonesia, Joko Widodo/Jokowi mengingatkan, kepada pamong praja muda untuk lebih efektif dan cepat dalam bekerja di pemerintahan. Dengan cara kerja yang cepat dan efektif tersebut maka diharapkan lebih produktif dan hasilnya bisa langsung dirasakan oleh rakyat.

Peringatan atau pesan arahan Jokowi tersebut disampaikan saat melantik 881 orang Pamong Praja Muda Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN) Angkatan XXVII/27 melalui siaran virtual, di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

"Sudah sering saya katakan, dan sampaikan. Kita perlu cara-cara kerja baru. Kita perlu budaya kerja baru yang lebih efektif, lebih cepat. Berani smart shortcut sekarang," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, sebagai pamong praja muda menurutnya mereka harus menjadi motor penggerak reformasi birokrasi dan menjadi motor pengembangan cara-cara baru. Pasalnya birokrasi yang sekarang ini menurutnya sangat lambat dan ribet.

"Disinilah justru letak permasalahan kita. Terlalu banyak aturan yang membelengu diri sendiri, terlalu banyak prosedur. Terlau banyak tahapan- tahapan prosedur birokrasi terjebak oleh aturan yang menyulitkan yang dibuatnya sendiri," katanya.

Setidaknya ada 881 Pamong Praja Muda hari ini yang dilantik oleh Presiden Jokowi. Dari 881  Pamong Praja Muda terdiri dari 176 orang lulusan Strata Satu (S1) Ilmu Pemerintahan dan 705 orang lulusan Program Diploma 4 (D4) Sians Terapan Pemerintahan. Para Pamong Praja Muda ini berasal dari kabupaten di seluruh Indonesia. (TIO)