Kapitra Ampera Tuding Kegaduhan Politik untuk Rebut Kekuasaan

Tajuk.co 18/10/2020 16:11 WIB
image
Politikus PDIP Kapitra Ampera. Foto: mmu/tajuk.co

Tajuk.co, JAKARTA- Advokat yang juga Politikus PDIP, Kapitra Ampera memprediksi kegaduhan politik saat ini akan terus berlanjut sampai perebutan kekuasaan, yaitu tumbangnya Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin.

"Kegaduhan ini tampaknya belum akan selesai sampai agenda-agenda terselubung untuk perebutan kekuasaannya tercapai,'' kata Kapitra dalam rilis pers yang diterima Tajuk.co, Minggu (18/10/2020).

Karena itu, mantan calon gubernur Sumatra Barat itu meminta rakyat waspada dan harus bersikap tegas untuk menolak dipengaruhi. Lebih baik tetap fokus dengan kesehatan diri, negara di bawah kepemimpinan Jokowi-Amin pun tidak akan diam dan biarkan hal buruk terjadi pada bangsa.

"Mereka yang mempunyai hasrat dan ambisi nafsu kekuasaan, seperti tak lagi peduli dengan bangsa, dan terus membuat kegaduhan politik," ujarnya.

Setelah itu, ucap Ketua Harian Himpunan Advokad Pengacara Indonesia (HAPI) ini, pihak penunggang demo kemudian menyerang sisa energi dengan memunculkan isu-isu yang tidak produktif, strategis pun krusial yang tidak henti diciptakan.

Membuat gaduh, menurut mantan penasihat hukum  Rizieq Shihab itu, dilakukan dengan berbagai macam cara, ada yang  dalam diam namun sibuk menebar kebencian melalui jaringan dunia maya, ada yang terang-terangan menghujat dan menghasut di depan umum.

"Sebagian bahkan mengahasut dan turut dalam demonstrasi yang merusak, sehingga menimbulkan korban dan kerusakan ada fasilitas umum," bebernya.(MMU)