Lawan Institute Minta Menpora Zainudin Amali Dipecat

Tajuk.co 3/7/2020 19:35 WIB
image
Wakil Direktur Lawan Institute, Holik Ferdiansyah. Foto: mmu/tajuk.co

Tajuk.co, JAKARTA - Penunjukan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali sebagai Ketua Panitia Piala Dunia U-20 2021 disebut oleh aktivis sebagai kesalahan fatal yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Pernyataan tersebut muncul dalam rilis pers yang disebar LSM Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan Institute).

''Kami baru saja ke Polda Metro Jaya memberitahukan rencana aksi pada senin depan. Kami menolak Menpora Zainuddin Amali jadi ketua panitia dan meminta Jokowi memecat menteri yang berkal-kali dipanggil KPK itu,'' kata Wakil Direktur Lawan Institute, Holik Ferdiansyah dalam rilis pers yang diterima Tajuk.co di Jakarta, Jumat (3/7/2020).

LSM Lawan Institute yang bakal mendemo Istana Negara dan Kantor Menpora itu, kata Holik, akan mendatangkan massa ratusan orang. Terdiri dari mahasiswa, HMI, dan kalangan pemuda dari Jakarta, Depok dan Tangerang.

''Kami tersinggung Menteri yang memiliki rekam jejak buruk tersebut ditunjuk jadi ketua panitia. Bagaimana kalau nanti anggarannya dikorupsi? Zainudin kan diduga terlibat kasus penanganan perkara suap Kementerian ESDM dan kasus korupsi SKK Migas,'' ujarnya.

Di tengah PHK yang merajalela, angka kemiskinan yang semakin tinggi dan kebutuhan hidup yang makin meroket, seharusnya Presiden Joko Widodo tidak melakukan blunder dengan menunjuk Menpora Zainudin Amali sebagai ketua panitia. Menurut Holik, Zainudin harus dipecat dan jangan diberi jabatan publik apapun.

''Kami mendesak Presiden batalkan penunjukan Menpora Zainudin Amali sebagai Ketua Panitia Piala Dunia U-20 2012. Lebih baik Zainudin yang nol prestasi dicopot saja dari menteri. Agar olahraga kita tak makin terpuruk,'' pungkasnya. (MMU)