LIPI kembangkan Pangan Fungsional untuk Penderita Sakit

Tajuk.co 17/10/2020 08:14 WIB
image
LIPI kembangkan pangan fungsional berbasis pangan lokal. (foto: LIPI)

Tajuk.co, JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan pangan fungsional berbasis bahan lokal sebagai alternatif bagi penderita penyakit yang membutuhkan pembatasan dan pengaturan konsumsi makanan. Pangan fungsional bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh bagi kesehatan.

Hal itu disampaikan peneliti dari Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam LIPI, Anastasia Wheni Indrianingsih dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10/2020). Menurut Wheni, pangan fungsional merupakan pangan yang memiliki fungsi fisiologis khusus yang bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

"Kami juga melakukan riset untuk pemanfaatan isolat probiotik bakteri asam laktat yang mempunyai aktivitas inhibitor alfa glukosidase sebagai pangan fungsional bagi penderita diabetes tipe-2," kata anggota Kelompok Penelitian Teknologi Pangan Fungsional itu.

Pangan fungsional mengandung zat-zat gizi yang memiliki fungsi fisiologis spesifik bagi kesehatan, seperti vitamin, mineral, dan serat pangan. Pangan fungsional bermanfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan kadar kolesterol dan kadar gula darah dan melancarkan pencernaan.

Produk pangan fungsional yang dikembangkan oleh LIPI antara lain Day Eat, camilan kaya serat dengan kalori rendah berbahan beras merah dan ubi jalar putih yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.

LIPI juga mengembangkan produk tepung mocaf yang mengandung serat, kalsium, dan fosfor lebih tinggi dari tepung terigu.

"Tepung mocaf ini aman dikonsumsi penderita autis dan diabetes melitus," kata Anastasia dalam seminar tentang pangan fungsional yang diadakan bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia tanggal 16 Oktober.

Produk pangan fungsional lainnya adalah mie pati taka, yakni mi kering kaya serat berbahan dasar pati taka. Menurut hasil pengujian, produk mi tersebut aman dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.

Selain itu, LIPI menghasilkan EntraFIT yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien yang mengalami malnutrisi atau pasien yang mengalami gangguan fungsi pencernaan di bagian oral.