Menkes Budi Sebut Keseimbangan Sektor Kesehatan dan Ekonomi Saat Ini Paling Bagus

Tajuk.co 26/4/2021 23:14 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut keseimbangan sektor kesehatan dan ekonomi saat ini di tengah pandemi Covid-19 sudah yang paling bagus.
Budi mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta agar keseimbangan ini terus dijaga.

"Pak Presiden juga sudah mengingatkan bahwa keseimbangan yang sudah ada sekarang sudah paling bagus. Keseimbangan dari sisi kesehatan dan sisi ekonominya," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/4).

Budi mengatakan berbagai kebijakan yang diambil saat ini, seperti program vaksinasi nasional, upaya 3T, dan juga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro, membawa dampak yang cukup signifikan.

Mantan wakil menteri BUMN itu mengingatkan agar kebijakan yang saat ini tengah berjalan tidak lagi diotak-atik.

"Nah, tolong pesan Pak Presiden jangan diubah-ubah lagi, jangan diambil kebijakan-kebijakan, atau jangan sampai kita berperilaku yang mengubah keseimbangan ini. Ini keseimbangan yang sudah sangat baik, itu yang mesti kita jaga," ujarnya.

Lebih lanjut, Budi mengingatkan kepada seluruh warga Indonesia untuk tetap waspada. Budi mengajak masyarakat bercermin pada kondisi lonjakan kasus Covid-18 yang terjadi di India.

Menurutnya, negara dengan jumlah 1,3 miliar penduduk itu sempat berhasil menurunkan kasus harian Covid-19, namun ada penyebaran mutasi virus SARS-CoV-2 varian B117 dari Inggris, dan varian lokal B1617.

Sementara Indonesia sendiri saat ini telah mengidentifikasi varian D614G, B117, N439K, E484K, dan B1525.

Mantan direktur utama Bank Mandiri itu menyebut kelalaian warga dalam menjalankan protokol kesehatan dan euforia vaksin menjadikan India mengalami lonjakan kasus ratusan kali lipat.

"Saya ingin tekankan vaksinasi tidak membuat kebal. Vaksinasi hanya memperkuat sistem imun kita sehingga kalau kita terkena virusnya, InsyaAllah kita tidak usah ke rumah sakit. Kalau pun masuk RS lebih cepat sembuhnya sehingga tidak fatal," katanya. (FHR)