Nadiem tegaskan Penggunaan Dana BOS Kewenangan Kepala Sekolah

Tajuk.co 11/11/2020 19:49 WIB
image
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem makarim.

Tajuk.co, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa penggunaan dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan kewenangan kepala sekolah.

"Dana BOS diberikan kewenangannya kepada kepala sekolah, " kata Nadiem di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Rabu (11/11/2020).

Nadiem mengatakan, kepala sekolah diperbolehkan menggunakan dana BOS baik untuk kesejahteraan guru honorer maupun untuk membeli kuota dan juga membeli gawai yang dipinjamkan ke siswa untuk pendidikan jarak jauh (PJJ).

Nadiem juga menyampaikan bahwa pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp3 triliun untuk tambahan dana BOS di daerah tertinggal.

"Selama ini dana BOS yang diterima sama semuanya. Merugikan sekali bagi daerah 3T jika disamakan biaya per anaknya. Padahal di daerah 3T itu biaya tukang lebih mahal, barang-barang juga lebih mahal, " katanya.

Nadiem menambahkan perhitungan dana BOS dengan metode sebelumnya merugikan sekolah yang jumlah muridnya sedikit dan berada di daerah 3T.

Sementara, bagi sekolah yang jumlah muridnya besar akan diuntungkan karena dapat menikmati economic of skill dan bisa memiliki sarana dan prasarana yang lengkap.

"Ke depannya, kami akan mengubah cara perhitungan BOS. Tidak hanya berdasarkan jumlah peserta didik, tetapi ada Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) dari Badan Pusat Statistik," ujarnya seperti dilansir antaranews.

Melalui perubahan perhitungan dana BOS tersebut, Nadiem menjamin tidak akan ada sekolah yang dana BOS-nya turun. Justru untuk sekolah yang berada di daerah 3T dan jumlah murid sedikit, dana BOS yang diterima akan meningkat.