PAN Bela Tito Polemik Rp 168 Miliar untuk Lomba Video

Tajuk.co 24/6/2020 08:20 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Dana sebesar Rp 168 miliar dianggarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai hadiah untuk pemenang lomba video simulasi protokol tatanan normal baru atau new normal. Proyek itu pun menuai sorotan di tengah pandemi Covid-19.

Namun, Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus menyambut positif yang dilakukan oleh Kemendagri. Karena itu adalah semacam reward bagi kepala daerah untuk melakukan inovasi saat pandemi Covid-19.

“Jadi itu memicu kepala daerah melakukan inovasi. Ini adalah merupakan dana stimuluis semacam reward dengan mendorong kepala daerah melakukan inovasi‎,” ujar Guspardi, Selasa (23/6).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, yang dilakukan Kemendagri bukanlah menghambur-hamburkan uang negara. Karena yang dilakukan adalah hal yang ada fungsinya. Sangat bermanfaat bagi kepala daerah dalam melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19.

‎”Menurut hemat saya adanya upaya yang dilakukan Kemendagri bukan sesuatu yang menghaburkan-hamburkan dana. Karena kalau mpemborosan dana ya pasti enggak ada manfaatnya,” katanya.

“Kalau ini kan jelas peruntukannya, tujuannya untuk inovasi, sosialisasi, dan mendorong kepala daerah melakukan terobosan. Jadi kepala daerah berlomba-lomba mencari kebaikan untuk Covid-19‎,” tambahnya.

Oleh sebab itu saat ini yang terpenting adalah adanya laporan pertanggungjawaban mengenai dana yang digunakan untuk hadiah tersebut. Sehingga tidak ada persepsi pemerintah menghambur-hamburkan uang.

“Yang penting adalah bagaimana Mendagri ada laporan pertangung jawaban penggunaan anggaran tersebut, jadi jangan lepas begitu saja. Sehingga kesan menghabur-hamburkan uang itu tidak ada,” ungkapnya. (FHR)