Pasca Fase Uji Coba, Transjakarta Mulai Operasikan Bus Listrik Rute Balai Kota-Blok M

Tajuk.co 6/7/2020 11:29 WIB
image
Bus Listrik Transjakarta (Foto: Berita Jakarta)

Tajuk.co, JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akhirnya melakukan uji coba bus listrik di rute layanan dengan mengangkut pelanggan mulai, Senin (6/7) hingga 3 (tiga) bulan ke depan. Layanan rute EV1 ini melayani rute Balai Kota – Blok M.

Sebelumnya, bus listrik ini sudah dilakukan uji coba sejak tahun lalu dan mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Menurut Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo, pada masa pra ujicoba, bus listrik hanya dioperasikan dengan mengangkut galon air  dan masyarakat di tempat-tempat wisata saja, tercatat ada 13 ribu masyarakat yang sudah menjajal bus listrik pada masa pra ujicoba.

“Untuk layanan EV1, Transjakarta untuk awalnya mengoperasikan 2 (dua) unit armada BYD untuk menguji kecocokan armada listrik di layanan Transjakarta. PT Bakrie Autoparts sebagai agen BYD di Indonesia membawa 2 (dua) unit bus single low entry tipe K9 dan bus medium tipe C6 pada uji coba ini,” jelas Nadia dalam rilis yang dikutip dari situs Transjakarta.co.id, Senin (6/7).

Menurut, Nadia, kedua bus BYD ini memiliki daya baterai yang tahan lama dengan jarak tempuh diperkirakan mencapai 250 km sebelum baterainya harus diisi ulang, dengan durasi pengecasan kurang dari 4 jam setiap harinya.

Untuk kapasitas pelanggan, Transjakarta tetap mengacu pada protokol Covid-19, di mana untuk bus single low entry memiliki kapasitas 25 orang baik untuk seat (duduk) maupun berdiri. Sedangkan untuk bus medium memiliki kapasitas sebanyak 11 orang dan tidak ada yang berdiri.

“Bus listrik diharapkan memiliki banyak keunggulan mulai dari tidak ada polusi yang ditimbulkan, biaya maintenance yang lebih murah, kekuatan baterai yang tahan lama hingga konsep green city yang sejalan dengan cita-cita Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menuju 4.0,” tambah Nadia.

Layanan ini akan beroperasi setiap hari, mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB dengan headway atau jarak keberangkatan setiap 45 menit sekali dan berhenti di halte-halte Non-BRT di sepanjang rute Blok M hingga Balai Kota.

Untuk menimati layanan bus listrik pada rute EV1 pelanggan tidak dikenakan biaya namun, tetap diwajibkan untuk melakukan tap in dan tap out pada alat Tap On Bus (TOB) yang tersedia di dalam bus. (BDN)