Pemenang Lelang Motor Jokowi Malah Ketakutan Ditagih

Tajuk.co 22/5/2020 08:49 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Polisi menyatakan Muhammad Nuh alias M. Nuh, pria yang sebelumnya memenangkan lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo seharga Rp 2,5 miliar, meminta perlindungan kepada polisi karena takut akan ditagih.

Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menjelaskan bahwa polisi hanya meminta keterangan M. Nuh dan bukan menangkapnya.

"Yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan," kata Firman seperti dikutip dari situs Tribratanews Polda Jambi, Jumat (22/5).

Firman mengatakan, tidak ada pengusutan terkait kasus M. Nuh.

"Tidak ada kasus. Yang bersangkutan diwawancarai untuk diketahui apa yang sebenarnya terjadi," katanya.

Menurut informasi yang diperoleh Polda Jambi, warga Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Provinsi Jambi itu bukan merupakan seorang pengusaha, melainkan hanya buruh harian.

Firman Shantyabudi kembali bahwa menegaskan tidak ada penangkapan terhadap M. Nuh. "Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Firman. (FHR)