Pemerintah Arab Saudi Tutup Akses Ibadah Haji untuk Warga Negara Asing

Tajuk.co 12/6/2021 21:40 WIB
image

Tajuk.co, RIYADH -- Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2021.
Duta Besar RI di Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan ibadah haji 2021 hanya terbatas untuk jemaah domestik baik warga negara setempat maupun para ekspatriat yang berada di wilayah Kerajaan. Jumlah jemaah juga dibatasi hanya 60 ribu.

"Jumlah maksimal 60 ribu jemaah, usia 18 sampai dengan 65," kata Agus, Sabtu (12/6).

Pemerintah Arab Saudi resmi menutup akses ibadah haji untuk warga negara asing imbas kondisi pandemi virus corona yang belum terkendali.
Dubes RI di Saudi Agus Maftuh Abegebriel ibadah haji 2021 hanya untuk jemaah lokal.

"Tidak ada haji internasional," kata Agus dalam pesan singkat.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi lewat akun Twitter @HajMinistry menginformasikan bahwa jumlah total peserta haji kali ini hanya 60 ribu orang.

Peserta haji khusus warga Arab Saudi dan ekspatriat yang telah bermukim di wilayah Kerajaan.

"Mengingat apa yang telah menjadi perhatian seluruh dunia dari perkembangan pandemi virus corona (Covid-19) yang berkelanjutan, serta munculnya mutasi baru. Maka pendaftaran haji akan dibatasi sebagai upaya kami menjalankan tugas. Hanya untuk penduduk dan warga dari dalam kerajaan saja," cuit Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Sabtu (12/6).

Selain itu, Kementerian mengingatkan syarat haji kali ini adalah warga Arab Saudi yang sudah menerima suntikan dosis vaksin covid-19 secara lengkap. Namun demikian, bagi warga Arab yang baru menerima suntikan dosis pertama dengan jangka waktu 14 hari, tetap diperbolehkan.

"Atau orang yang sudah divaksin setelah sempat terinfeksi," ujarnya.

Jemaah haji juga dibatasi umur 18-65 tahun. Ibadah haji sendiri dimulai pertengahan Juli mendatang. (FHR)