Pemerintah Siapkan Stok Vaksin Meningitis untuk Jemaah Haji dan Umrah

Tajuk.co 1/10/2022 20:30 WIB
image

Tajuk.co, SIDOARJO -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan vaksin Meningitis untuk masyarakat, termasuk bagi para jemaah haji dan umrah.

"Makanya kita harus menyiapkan (vaksin) Meningitis itu sesuai dengan kebutuhan. Ini yang nanti harus kita bicarakan, jangan sampai orang umrah terkendala oleh karena tidak ada (vaksin) Meningitis ini," ujar Ma'ruf di Sidoarjo, Jumat (30/9).

Diketahui, dalam beberapa waktu terakhir stok vaksin Meningitis di Indonesia mengalami kelangkaan. Padahal vaksin ini dibutuhkan bagi pelaku perjalanan, termasuk calon jemaah haji dan umrah.

Menurut Ma'ruf pemerintah saat ini juga tengah mencari tahu penyebab kelangkaan vaksin ini. Terlebih, saat ini pihak Arab Saudi masih menjadikan vaksin Meningitis sebagai salah satu syarat bisa masuk ke Tanah Suci.

"Ini akan kita cek lagi kenapa, kecuali misal di Saudi sudah tidak lagi wajib, kalau tidak wajib lagi harus divaksin Meningitis, berarti ya orang tanpa harus divaksin bisa ke sana," ungkap Ma'ruf.

"Ini yang harus jelas apakah kewajiban itu masih ada, kalau tidak ada, tidak ada masalah. Tapi, kalau masih ada kita harus mengadakan (karena) kalau tidak, terkendala," imbuhnya.

Vaksin meningitis mengalami kelangkaan di sejumlah daerah di Indonesia, imbasnya banyak calon jemaah umrah yang gagal berangkat atau tertunda ke Tanah Suci.

Diketahui, sejumlah KKP menghentikan pelayanan vaksinasi meningitis, termasuk kepada para calon jemaah umrah. Vaksin meningitis merupakan salah satu syarat bagi setiap orang yang hendak ke Tanah Suci di Arab Saudi untuk umrah maupun naik haji.

Ketua Umum AMPHURI Firman M Nur mengatakan persoalan stok vaksin meningitis langka itu membuat sejumlah calon jemaah umrah di Juanda, Surabaya, tertunda keberangkatannya. (FHR)