PKPU Luncurkan Program Kampung Nutrisi

Tajuk.co WIB
image
Petugas PKPU dengan warga binaan Kampung Nutrisi. Foto: AR

Tajuk.co JAKARTA - Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU membangun program Kampung Nutrisi,  yakni program kesehatan berbasis masyarakat yang fokus pada proses rehabilitasi malnutrisi, penjagaan status gizi balita binaan, dan pembentukan ketahanan pangan lokal.

Program ini merupakan upaya penciptaan lingkungan yang kondusif bagi penyehatan balita melalui pelibatan masyarakat. Keterlibatan  masyarakat ini dimaksudkan agar bisa berkontribusi aktif pada setiap program dengan dilandasi kemauan untuk menerapkan perilaku sadar gizi dalam kehidupan sehari-hari.

Program Kampung Nutrisi terdiri dari upaya revitalisasi posyandu, pemulihan status gizi balita, pengadaan sarana sanitasi yang berkualitas, dan pembentukan ketahanan pangan wilayah.

Gagasan mengenai nutrisi untuk Indonesia lahir atas keprihatinan masih banyak anak–anak bangsa tumbuh dan berkembang tanpa didukung dengan nutrisi bagi perkembangan tubuh, akal, indera, dan jiwa mereka.

"Anak-anak yang cukup asupan nutrisi akan berkembang dan tumbuh dengan semangat, harapan dan penuh dengan impian, berani berkompetisi, berkarya, berkreasi pada masa pertumbuhannya," kata Ferry Suranto Manager HEN PKPU di Jakarta, Selasa (22/4).

Disebutkan untuk membangun negara  yang besar akan sulit terealisasikan jika pada  lingkungan keluarga sendiri tidak mengerti, memahami pentingnya nutrisi.  "Nutrisi menjadi syarat yang penting apakah bangsa ini memiliki generasi yang kuat atau tidak," katanya.

Masih tingginya anak-anak kurang gizi disebabkan minimnya pengetahuan orangtua. Ini mengakibatkan anak-anak  mengalami penurunan ketahanan tubuh, mudah sakit ,dan  kesulitan dalam perkembangan intelektual.

Celakanya lingkungan atau budaya  masyarakat kini mengalami perubahan dalam melihat isu nutrisi. Ditambah, dengan paparan polusi udara, makin turunnya kualitas air bersih, dan jajanan tidak higienis.

PKPU berkomitmen membantu keluarga yang tidak mampu atau cenderung tidak peduli dengan pola makan yang sehat melalui Kampung Nutris. "Pelibatan masyarakat dilakukan agar masyarakat mampu terlibat dan  berkontribusi aktif pada setiap program dengan dilandasi kemauan," terang Ferry.

Program Kampung Nutrisi akan melakukan revitalisasi posyandu secara utuh dan terpadu dalam upaya meningkan pemenuhan sarana air bersih dan  sanitasi yang layak. Juga pembentukan komunitas peduli gizi, dan penciptaan keluarga sadar gizi. (KIS)