Update Corona 25 Maret Positif 790, Meninggal 58, Sembuh 31

Tajuk.co 25/3/2020 20:26 WIB
image
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto.

Tajuk.co, JAKARTA -Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto mengumumkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 di tanah air. Sekiranya, ada 105 kasus baru yang terdeteksi tim medis pertanggal 25 Maret 2020.

Yuri menjabarkan jumlah tersebut didapatkan melalui pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Rection) bukan dari rapid test atau test cepat.

"Kasus ini adalah kasus yang kita dapatkan dari pemeriksaan PCR bukan rapid tes," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto pada konferensi persnya di BNPB Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Sebagai informasi, PCR adalah suatu metode pemeriksaan yang menggunakan sampel DNA dari cairan di kerongkongan, sedangkan rapid test merupakan metode untuk mengetahui antibodi menggunakan immunoglobulin di dalam darah.

Dengan adanya penambahan tersebut sehingga total kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 790 kasus. Sementars pasien corona yang dinyatakan sembuh per hari ini bertambah 1 orang sehingga total menjadi 31 kasus. Jumlah ini lebih kecil dari penambahan kasus kematian yang per hari ini bertambah 3 orang

"Ada 3 penambahan kasus meninggal dunia hingga totalnya naik menjadi 58," tuturnya.

Untuk diketahui, data Gugus Tugas mencatat Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah penyumbang terbanyak penambahan pasien positif terjangkit Covid-19 sebanyak 39 orang, posisi kedua jumlah pasien tambahan positif COVID-19 di wilayah Jawa Tengah sebanyak 19 orang, serta Jawa Barat 13 orang.

Berdasarkan rekapan Gugus Tugas berikut jumlah penambahan pasien positif per 25 Maret, yakni Bali menjadi sembilan orang, Banten 67 orang, DI Yogyakarta 17 orang, DKI Jakarta 463 orang, Jambi satu orang, Jawa Barat 73 orang, Jawa Tengah 38 orang, Jawa Timur 51 orang, Kalimantan Barat tiga orang dan Kalimantan Timur 11 orang.

Provinsi Kalimantan Tengah tiga orang, Kalimantan Selatan dua orang, Kepulauan Riau lima orang, NTB dua orang, Sumatera Selatan satu orang, Sulawesi Utara dua orang, Sumatera Utara tujuh orang, Sulawesi Selatan 13 orang, Sulawesi Tenggara tiga orang, Lampung satu orang, Riau satu orang, Maluku Utara satu orang, Maluku satu orang, dan Papua tiga orang.

Adapun data yang dikumpulkan tersebut merupakan kasus yang dilaporkan dari 23 Maret pukul 12.00 WIB hingga 24 Maret pukul 12.00 WIB.(BPP)