Presiden Jokowi Minta Satgas Covid Perbaiki Komunikasi

Tajuk.co 19/10/2020 14:02 WIB
image
Presiden Joko Widodo.

Tajuk.co, JAKARTA - Presiden Indonesia, Joko Widodo meminta Satgas Covid-19, agar tidak tergesa-gesa mengeluarkan berbagai statmen tentang proses vaksinasi dan pengadaan vaksin.

Hal itu untuk mencegah terjadinya simpang siurnya informasi yang bisa merugikan masyarakat. Karena itu, Satgas harus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"Saya juga minta yang berkaitan dengan vaksin jangan tergesa-gesa. Karena ini sangat kompleks. Menyangkut nanti persepsi dimasyarakat. Kalau komunikasinya kurang baik bisa terjadi seperti undang-undang cipta kerja ini," kata Presiden Jokowi mengawali rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2020).

Presiden Jokowi beranggapan, karena ketidakadanya informasi yang akurat tentang undang-undang cipta kerja, masyarakat menjadi gampang melakukan aksi unjuk rasa yang berakibat pada perusakan fasilitas umum. Karena itu, agar tidak terjadi hal-hal seperti itu, Presiden meminta Satgas menyampaikan informasi yang berkaitan dengan Covid-19 sebaik dan seakurat mungkin.

"Jadi saya minta betul-betul disiapkan mengenai vaksin, mengenai komunikasi publiknya. Terutama yang berkaitan dengan halal dan haramnya," ujar Jokowi.

Selain mengenai halal dan haramnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga meminta Satgas untuk menjelaskan kepada masyarakat perihal soal siapa yang berhak divaksin dan distribusinya akan seperti apa.

"Meskpiun tidak semuanya  perlu kita sampaikan ke publik. Harga ini juga tidak harus kita sampaikan ke publik," katanya.(TIO)