PTKI Diminta Lahirkan Lulusan Multi Talenta

Tajuk.co 21/6/2021 15:58 WIB
image
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani Buka Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa Se-Jawa dan Madura

Tajuk.co, YOGYAKARTA - Revolusi industri yang serba digital menuntut Perguruan Tinggi Keagamaan Islam melahirkan lulusan yang multi talenta. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mewakili Menteri Agama RI saat membuka kegiatan “Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) se-Jawa dan Madura”, di Aula UIN Sunan Kalijaga Yogyakartapada Senin (21/06).

“Di era revolusi industri, kemampuan perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan multi talenta sangat penting,” terang Guru Besar UIN Sunan Gunungdjati Bandung itu.

Menurut Mantan Wakil Rektor III UIN Bandung ini, strategi IPPBMM untuk mengasah kemampuan intelektual, olah raga, seni dan riset di kalangan mahasiswa. “Sejatinya perguruan tinggi menjadi tahap persiapan, untuk menghadapi tantangan hidup setelah lulus, persiapan siswa untuk kehidupan setelah kuliah,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Dani ini mengingatkan mahasiswa, mengandalkan kemampuan akademik yang dipelajari di bangku, cukup memadai. Mahasiwa harus mengasah kemampuan non akademik, misalnya: berpikir kritis, memahami dan menerima perbedaan, memahami, kemampuan memecahkan masalah, dan menguasai teknologi informasi dengan baik.

"IPPBMN diharapkan menjadi media penempaan mentalitas mahasiswa, untuk bekerja keras sekaligus bertanding secara sportif, dalam meraih prestasi," pesannya.

"Tapi ingat, tetap menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 5 M," tandasnya.

Hadir dalam pembukaan, Sekjen Kemenag Nizar menilai strategi IPPBMN untuk mengembangkan bakat dan merekrut talenta muda, generasi millenel di PTKIN. “IPPBMN akan meneguhkan kembali duta olah raga dan seni yang membawa citra positif PTKIN,” katanya.

Kegiatan IPPBMN dilaksanakan secara online dan offline. Kegiatan offline dipusatkan di UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta. IPPBMN berlangsung lima hari, 21 - 25 Juni 2021.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, Al Makin, mengatakan terimakasih atas dijadikannya UIN Sunan Kalijaga sebagai tuan rumah IPPBMM. "Kegiatan olahraga dan seni sangat penting baik secara historis maupun dalam perspektif Islam," katanya. (KSL)