Singapura Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Setelah Dapat Persetujuan dari WHO

Tajuk.co 3/6/2021 20:32 WIB
image

Tajuk.co, SINGAPURA -- Singapura akhirnya mengizinkan penggunaan vaksin corona buatan perusahaan China, Sinovac. Namun Sinovac hanya digunakan untuk program vaksinasi mandiri.

Sinovac bukanlah bagian dari program vaksinasi nasional, Singapura menggunakan vaksin buatan Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Lampu hijau untuk Sinovac dikeluarkan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyetujui penggunaan darurat vaksin itu, Selasa (2/6).

Kementerian Kesehatan Singapura telah mengumumkan bahwa lembaga kesehatan swasta melalui jalur akses khusus dapat membeli vaksin Sinovac.

Mereka akan segera merilis rincian lebih lanjut bagi lembaga kesehatan swasta untuk mengajukan permohonan menjadi penyedia berlisensi vaksin Sinovac-CoronaVac di bawah akses khusus (SAR).

Kementerian juga akan menyelesaikan rincian tentang harga, proses persetujuan dan keselamatan pasien yang lebih memilih diberikan vaksin Sinovac.

Kementerian Kesehatan tengah mempelajari kemungkinan lembaga kesehatan swasta mengakses stok 200.000 dosis vaksin Sinovac Singapura yang diterima pada Februari lalu.

"Kami juga mempelajari kemungkinan bagi lembaga kesehatan swasta untuk mengakses stok 200.000 dosis kami saat ini, dan menyusun perincian tentang harga, proses persetujuan yang diinformasikan, dan keselamatan pasien yang lebih memilih untuk diberikan dengan Sinovac-CoronaVac di bawah SAR," kata Kementerian Kesehatan Singapura, Rabu (2/6).

Singapura pada Januari lalu menyatakan masih meninjau vaksin corona yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech China, menyusul hasil efikasi di Brasil hanya efektif 50,4 persen mencegah gejala simtomatik.

Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong pada Rabu (13/1) mengatakan vaksin Sinovac harus melalui pengawasan peraturan dan otorisasi oleh Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HAS) sebelum dapat diberikan kepada publik.

"Kami akan teliti datanya saat datang, daripada bergantung pada angka yang dilaporkan. Lebih baik mengandalkan data resmi yang kami terima dari Sinovac sendiri," kata Gan seperti dikutip dari Straits Times.

Vaksin Sinovac sudah digunakan di 22 wilayah di seluruh dunia. Selain China, negara yang menggunakan Sinovac antara lain Chili, Brasil, Indonesia, Meksiko, Thailand, dan Turki. (FHR)