Soal Kebakaran Lapas Tangerang, Yasona: Kita Serahkan Ke Polri Tak Usah Spekulasi

Tajuk.co 10/9/2021 09:04 WIB
image

Tajuk.co, TANGERANG -- Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait insiden kebakaran di Blok C2 Lapas Klas I Tangerang, Rabu (8/9). Yasona menyerahkan kepada Kepolisian untuk mengungkap secara pasti penyebab kebakaran.

"Itu kita serahkan ke pihak Polri, tidak usah spekulasi. Nanti setelah tuntas dan jelas baru kita lihat, ini masih proses. Keterangan kemarin dugaan sementara listrik," kata Yasonna usai menjenguk narapidana korban kebakaran di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (9/9).

Yasona menegaskan, Kemenkum HAM saat ini fokus terhadap pemulihan trauma para korban selamat insiden kebakaran tersebut. Pihaknya juga memberikan bantuan psikologi kepada para korban dan bantuan lain kepada keluarganya.

"Kita lewatkan dulu hal-hal itu, kami saat ini konsentrasi untuk yang korbannya dan keluarganya," terang Yasona.

Dalam kunjungannya, Yasona juga memberikan bantuan kepada keluarga dari tiga korban meninggal tadi pagi.

"Saya memberikan santunan kepada tiga keluarga, ada anak, istri, dan juga paman korban. Ini adalah keluarga korban yang baru tadi pagi meninggal dunia, karena identitasnya sudah diketahui," terang dia.

Dia mengaku, pemberian bantuan dan santunan kematian itu senilai Rp 30 juta kepada masing-masing keluarga.

Sementara, untuk biaya pemakaman, pengurusan dan pemulasaraan jenazah akan ditanggung Kemenkum HAM.

"Semua biaya pemulasaran, pemakaman dan pengurusan jenazah kami yang urus. Atas nama jajaran Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, saya meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia atas bencana kebakaran yang terjadi," ucap Yasona. (FHR)