Suriah Konfirmasi Kasus Pertama Corona

Tajuk.co 24/3/2020 07:40 WIB
image

Tajuk.co, SURIAH -- Pemerintah Suriah melaporkan kasus pandemi virus corona pertama pada Senin (23/3). Kabar ini muncul selang beberapa hari setelah pemerintah melakukan serangkaian langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

Menteri Kesehatan Suriah, Nizar Yazij pada Minggu (22/3) membenarkan temuan pasien pertama yang dinyatakan positif terinfeksi corona. Ia mengatakan kasus pertama ini menimpa orang dari berasal dari luar negeri.

"Langkah-langkah pengobatan telah dilakukan untuk menangani pasien berusia sekitar 20-an tahun," tulis kantor berita SANA.

Mengutip AFP, pihak berwenang Damaskus dalam sepekan terakhir melakukan upaya intensif untuk mencegah penyebaran virus serupa SARS tersebut.

Pemerintah Suriah bahkan telah menyerukan sekolah, universitas, restoran, bioskop, rumah ibadah, dan pertemuan di ruang publik dihentikan sementara untuk mencegah potensi penularan corona.

Disamping itu, sejak Selasa (17/3) pekan lalu, sejumlah pekerja swasta dan pemerintah, termasuk layanan transportasi umum juga mulai disetop.

Pekan lalu, Damaskus mengumumkan untuk menunda pemilihan anggota parlemen hingga pemberitahuan lebih lanjut dari jadwal semula pada awal Maret.

Jauh sebelumnya, juru bicara Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Suriah kemungkinan tidak memiliki kemampuan untuk mendeteksi pandemi corona.

Perang yang telah terjadi selama bertahun-tahun dan menewaskan lebih dari 380 ribu jiwa telah merusak infrastruktur di negara tersebut. Kekhawatiran meningkat setelah penyebaran virus corona kian masif di seluruh dunia.

Negara-negara tetangga seperti Turki, Irak, Israel, Yordania, dan Lebanon sejauh ini telah lebih dulu mengonfirmasi temuan kasus virus corona di negaranya. (FHR)