Telkomsel Resmi Hadirkan Layanan 5G di Solo

Tajuk.co 3/6/2021 21:41 WIB
image

Tajuk.co, SOLO -- Telkomsel resmi menyediakan layanan 5G di Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/6). Kota Solo menjadi wilayah kedua yang memiliki layanan 5G setelah sebelumnya DKI Jakarta.
"Solo adalah salah satu kota yang dibangun 5G oleh Telkomsel," ujar Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam dalam peresmian di Solo, Jateng yang disiarkan di Youtube, Kamis (3/6).

Hendri menyampaikan pihaknya telah menyediakan layanan 5G di enam lokasi di kota kelahiran Presiden Joko Widodo tersebut. Selain di Balaikota Solo, layanan 5G tersedia di Grapari Solo dan empat lokasi di luar ruangan di Solo.

Hendri juga mengatakan Telkomsel juga secara bertahap akan menghadirkan layanan 5G di sembilan wilayah di Indonesia. Selain Jakarta dan Solo, layanan 5G telkomsel akan tersedia di Bandung, Surabaya, Denpasar, Medan, Batam, Balikpapan, dan Makasar.

"Tentunya kita akan lihat ke depan potensi-potensi 5G yang bisa kami bangun," ujarnya.

Dalam pengujian di Solo, Hendri mengklaim kecepatan jaringan 5G bisa mencapai 816 mbps. Dia berharap layanan 5G itu bisa dimanfaatkan masyarakat Solo meski belum tersedia secara luas.

Hendri menjelaskan 5G merupakan teknologi jaringan seluler generasi kelima. 5G didesain untuk menghubungkan manusia maupun berbagai peralatan elektronik secara virtual.

"Kita bisa melihat, 5G tidak hanya menghubungkan pelanggan dengan pelanggan, tentunya mesin ke mesin, sehingga bermanfaat baik bagi perorangan maupun industri," ujar

Hendri berkata 5G memiliki beragam kelebihan, mulai dari konektivitas broadband yang super cepat, latensi yang sangat rendah, jaringan lebih baik, hingga kapasitas jaringan lebih tinggi.

Jika dibandingkan dengan 4G, konektivitas 5G bisa 20 sampai 100 kali lebih cepat. Untuk latensinya diklaim 10 kali lebih baik dibandingkan 4G.

Bagi aspek perekonomian, Hendri menyampaikan 5G bakal menyumbang US$13,1 triliun pada 2032. Kemudian, 5G berpotensi membuka 22,8 juta lapangan pekerjaan baru. Bahkan, 5G bakal berperan dalam perang di masa mendatang.

Lebih lanjut, Hendri menyampaikan pihaknya tidak hanya sekedar menyediakan produk. Telkomsel juga menyediakan ekosistem 5G dengan bekerjasama dengan berbagai produsen ponsel.

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan pemerintah telah menetapkan 5G sebagai teknologi netral. Sehingga, dia mengatakan teknologi itu bergantung pada operator seluler. Namun, dia berharap opsel memilih teknologi yang efisien.

"Kita tidak terikat dengan teknologi-teknologi jenis tertentu. Tapi kami memberikan kesempatan memilih teknologi netral yang cocok dengan pertimbangan bisnis dan keadaan kita," ujar Johnny.

Johnny berkata 5G membutuhkan infrastruktur yang besar. Sehingga, kerjasama dengan pemerintah daerah menjadi penting. Misalnya, microcell bisa dibangun di sejumlah tempat yang lebih mudah.

Lebih dari itu, dia menegaskan kecepatan 5G tidak menjadi tempat berkembangnya radikalisme dan tindakan yang menabrak ideologi bangsa. (FHR)