Tidak Ingin Dibegal, Kamu Harus Hindari Ini Jika Ingin Bersepeda

Tajuk.co 3/11/2020 23:36 WIB
image
Ilustrasi begal sepeda (Foto: ist)

Tajuk.co, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengungkap beberapa modus kasus pembegalan yang kerap menimpa pesepeda.

Yaitu, mencari korban yang sedang melakukan aktivitasnya secara sendiri atau tertinggal dengan rombongannya.

"Jadi dia kuntit biasanya ada yang menggunakan 1 motor berboncengan atau dua motor, biasanya kalau dua motor yang satu melewati dulu kemudian pura-pura berhenti ke pinggir gitu ya," kata Nana di Polda Metro Jaya, Selasa (3/11).

"Lalu yang belakang mepet terus langsung mengambil merampas handphone yang ada atau tas ya yang biasanya ditaruh di stang atau di belakang ya," sambungnya.

Dengan adanya modus seperti itu, jenderal bintang dua ini mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas atau berolahraga menggunakan sepeda secara sendirian. "Harus berkelompoklah jangan sendirian, tentu dengan tetap menjaga jarak," ujarnya.

Selain itu, ia juga ingin agar masyarakat menghindari bersepeda di malam hari. Karena hal tersebut dapat mengundang atau memancing pelaku untuk melakukan aksi pembegalan tersebut.

"Kemudian saya mengharapkan kepada masyarakat untuk berolahraga tidak perlu membawa barang-barang berharga. Jadi sebaiknya tidak perlu membawa handphone. Kalau membawa harus tempatkan handphone itu tidak kelihatan," jelasnya. (BDN)